News Update

Jurus Baru BSI Garap Segmen Ritel Syariah

Poin Penting

  • BSI meluncurkan Lapak BSI di pasar tradisional untuk memperluas inklusi dan literasi keuangan syariah serta mendekatkan layanan ke UMKM.
  • Lapak BSI menyediakan layanan perbankan syariah lengkap, mulai dari pembukaan rekening, pembiayaan KUR, hingga layanan emas dan digital.
  • Inisiatif ini mendorong digitalisasi pasar dan UMKM naik kelas, didukung ekspansi EDC dan QRIS BSI secara nasional.

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mengoptimalkan transformasi digital untuk memperluas penetrasi produk keuangan syariah di masyarakat. Salah satu strategi yang ditempuh adalah pendekatan berbasis ekosistem pasar.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, BSI secara konsisten mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Tanah Air melalui perluasan akses jaringan layanan.

“Untuk itu, tahun ini kami juga menyasar ekosistem pasar tradisonal melalui pembukaan Layanan Pasar dan Pengusaha UMKM (Lapak) BSI,” ujar Anggoro, dalam keterangannya, dikutip Selasa, 13 Januari 2026.

Baca juga: BSI Pastikan Layanan Normal, Warga Aceh Bisa Tukar Uang Rusak di Seluruh Outlet

Ia menjelaskan, Lapak BSI menyediakan beragam layanan keuangan syariah, mulai dari pembukaan rekening, layanan emas seperti cicilan emas dan gadai emas, Bank EMAS melalui BYOND, pembiayaan KUR syariah, konsultasi perbankan syariah, business matching, kolaborasi BSI Agen, hingga berbagai transaksi lainnya.

Pada tahap awal, Lapak BSI telah dibuka di 28 titik yang tersebar di Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Makassar. Gerai ini ditempatkan langsung di pasar tradisional sebagai bentuk kehadiran layanan perbankan syariah yang lebih dekat dengan masyarakat.

Dorong Digitalisasi Pasar dan UMKM Naik Kelas

Lapak BSI tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan perbankan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan UMKM serta pendorong digitalisasi pasar. Inisiatif ini diharapkan memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya bagi pelaku usaha kecil.

“Ini menjadi bukti bahwa BSI hadir lebih dekat dengan denyut nadi ekonomi masyarakat. Dari pasar tradisional hingga pusat komunitas, BSI menjadi mitra tumbuh Bersama,” jelasnya.

Baca juga: Paguyuban Lender DSI Tuntut Pertanggungjawaban Krisis Gagal Bayar Rp815,2 M

Sejalan dengan transformasi digital, BSI juga berkomitmen mendorong UMKM naik kelas melalui pendampingan usaha, penyediaan layanan keuangan syariah, serta akses pembiayaan berkelanjutan.

Perluas Ekosistem Digital Transaksi

Secara nasional, transformasi digital BSI telah masuk ke ekosistem transaksi yang semakin luas melalui BSI EDC dan BSI QRIS. Hingga November 2025, jumlah EDC BSI telah digunakan oleh lebih dari 21 ribu merchant, sementara QRIS BSI mencapai 551 ribu merchant di seluruh Indonesia.

Baca juga: Begini Dukungan BSI terhadap Program MBG

Peningkatan ini sejalan dengan makin luasnya adopsi e-channel BSI oleh berbagai segmen usaha, didukung kemudahan dan kelengkapan layanan.

“Transformasi digital menjadi salah satu fondasi untuk memperluas pangsa pasar layanan BSI ke depan. Inisiatif digitalisasi pasar tradisional dirancang untuk menjangkau segmen masyarakat yang perputaran ekonominya di pasar,” tambahnya.

Perkuat Ekosistem Halal Bersama Pemda

BSI memilih kota-kota tersebut sebagai pusat pengembangan ekosistem usaha dan pasar ritel guna mendorong daya saing serta memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Pasar tradisional dinilai menjadi sumber utama pertumbuhan UMKM dan perputaran ekonomi akar rumput.

Baca juga: Perkuat Bisnis Emas, BSI Optimalkan Layanan Bank Emas Lewat BYOND

Selain itu, BSI memperluas kolaborasi dengan pengelola pasar, pemerintah daerah, dan komunitas UMKM untuk memperkuat rantai ekonomi halal. Melalui langkah ini, BSI menegaskan komitmennya menghadirkan layanan perbankan syariah yang inklusif, modern, dan bernilai tambah bagi masyarakat.

Untuk itu, BSI terus mendorong akselerasi kerja sama dengan pemerintah daerah guna mengembangkan potensi ekonomi halal di berbagai sektor industri, dengan BSI berperan sebagai mitra strategis UMKM berbasis ekosistem pasar. (*)

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Cermati Fintech Group Adakan Mudik Bersama

Cermati Fintech Group menggelar program mudik gratis #MAUDIKBersama sebagai bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial… Read More

12 hours ago

Pemenang Anugerah Jurnalistik & Foto BTN 2026

Dari 1.050 karya yang dikirimkan pada Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN 2026 terpilih 6 pemenang… Read More

12 hours ago

BNI Dorong Nasabah Kelola Keuangan Ramadan Lewat Fitur Insight di wondr

Poin Penting BNI dorong nasabah kelola pengeluaran Ramadan lewat fitur Insight di aplikasi wondr by… Read More

14 hours ago

SIG Gandeng Taiheiyo Cement Garap Bisnis Stabilisasi Tanah

Poin Penting SIG dan Taiheiyo Cement bekerja sama mengembangkan bisnis soil stabilization di Indonesia. Teknologi… Read More

14 hours ago

Bank Saqu Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Digital Jelang Idulfitri

Poin Penting Bank Saqu meluncurkan kampanye edukasi “Awas Hantu Cyber” untuk meningkatkan kewaspadaan nasabah dari… Read More

14 hours ago

Konflik Timur Tengah Memanas, Anindya Bakrie Ingatkan Risiko ke Ekonomi RI

Poin Penting Anindya Novyan Bakrie mengajak semua pihak mendoakan perdamaian konflik Timur Tengah agar penderitaan… Read More

18 hours ago