Perbankan

Jurus Bank Mega Syariah Genjot Pembiayaan Korporasi

Jakarta – PT Bank Mega Syariah memberikan fasilitas pembiayaan kepada PT Smart Multi Finance dalam bentuk modal kerja dengan total plafon Rp100 miliar.

Dengan kerja sama ini, diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembiayaan syariah, khususnya di pembiayaan multiguna dan kendaraan bermotor.

Direktur Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Bank Mega Syariah dalam memperkuat kemitraan dengan lembaga pembiayaan dan mendorong pertumbuhan kinerja pembiayaan korporasi. 

Baca juga: Bank Mega Syariah Bakal Luncurkan Produk Cicil Emas Tahun Ini

“Bank Mega Syariah optimistis bisnis multifinance mampu tumbuh positif di tengah kondisi ekonomi yang menantang,” ungkap Oney, sapaan akrab Rasmoro Pramono Aji dikutip 7 Mei 2025.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan atau multifinance mencapai Rp530,46 triliun per Desember 2024. Angka tersebut tumbuh sebesar 6,82 persen secara tahunan.

“Kami terus mendorong pertumbuhan pembiayaan produktif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Kami optimistis sinergi ini akan memperkuat kinerja pembiayaan serta memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak,” ujar Oney.

Bank Mega Syariah mencatat pembiayaan korporasi di Maret 2025 mencapai lebih dari Rp3,8 triliun. Jumlah ini meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan posisi Maret 2024 yang sebesar Rp2,9 triliun.

Pembiayaan di segmen komersial menjadi kontributor terbesar dengan porsi 59,9 persen dari total pembiayaan. Segmen ini didominasi oleh pembiayaan korporasi (74,8 persen) dan Business Banking (25,2 persen).

Baca juga: Adira-Mandala Merger, Strategi MUFG Kuasai Pasar Pembiayaan

Total pembiayaan Bank Mega Syariah per Maret 2025 mencapai lebih Rp8,6 triliun, tumbuh lebih dari 23,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini jauh melebihi catatan kinerja industri perbankan syariah yang tumbuh 9 persen di periode yang sama. 

Meskipun kondisi ekonomi masih penuh tantangan, kami tetap optimis bahwa kinerja Bank Mega Syariah akan terus tumbuh positif hingga akhir tahun,” pungkas Oney. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

6 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

8 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

9 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

9 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

11 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

11 hours ago