Banking Lifesytle

Jurus Bank DBS dan KONEKIN Kembangkan Skill Penyandang Disabilitas di Dunia Kerja

Jakarta – Bank DBS Indonesia terus mengembangkan keterampilan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja. Salah satunya, melalui program “DBS Bersiap” yang dijalankan sejak Mei 2024 hasil kerja sama dengan Koneksi Indonesia Inklusif (KONEKIN).

Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika mengatakan, program “DBS Bersiap” merupakan upaya untuk menjembatani ketimpangan terhadap akses pembelajaran bagi penyandang disabilitas.

“Program ekaligus menegaskan komitmen Bank DBS Indonesia dalam menjunjung tinggi aspek diversityequity, dan inclusivity (DEI) sejalan dengan Sustainability Development Goals (SDG) yang dicanangkan oleh PBB untuk mengentaskan kemiskinan dan memberikan akses pendidikan yang setara,” katanya, Rabu, 4 September 2024.

Lanjutnya, sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif dan sejalan dengan kampanye ‘Trust Your Spark’ oleh Bank DBS Indonesia, pihaknya percaya bahwa setiap individu memiliki ‘spark‘ atau semangat yang memacu mereka untuk menjadi lebih baik setiap harinya meski menghadapi berbagai tantangan. 

Baca juga : Jadi Anggota AEML, Bank DBS Siap Dorong Pertumbuhan Industri Kendaraan Listrik RI

“Melalui percikan semangat tersebut, kami yakin bahwa para partisipan DBS Bersiap mampu mendobrak hambatan dan menjadi insan-insan yang bermanfaat bagi lingkungan dan negara di masa yang akan datang,” jelasnya.

Diketahui, selama tiga bulan, peserta yang terdiri dari mahasiswa semester tiga hingga fresh graduates dibekali dengan berbagai topik seperti etika kerja, literasi finansial dan investasi, pola komunikasi di dunia profesional, pemecahan masalah, cara memilih jalur karier yang tepat, hingga pengembangan skill di level individu maupun organisasi. Seluruh wawasan ini dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun future-ready workforce. 

Baca juga : Bank DBS Beberkan Kiat-kiat Ekonomi RI Terbang Tinggi Capai 7 Persen, Apa Saja?

Sementara, CEO & Founder KONEKIN Indonesia Marthella Sirait menambahkan, KONEKIN hadir sebagai social enterprise dengan misi untuk mendorong ekosistem inklusif di Indonesia melalui penyebaran informasi, peningkatan partisipasi penyandang disabilitas di ruang publik, dan penciptaan kolaborasi lintas sektor. 

“KONEKIN memiliki ‘spark’ atau semangat untuk membuat semua orang TAHU tentang isu disabilitas, sehingga mereka MAU terlibat, hingga akhirnya kita MAMPU mencapai Indonesia yang inklusif,” terangnya.

Oleh karena itu, pihaknya sangat senang dapat berkolaborasi dengan Bank DBS Indonesia untuk mengadakan program DBS Bersiap yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bernilai bagi teman disabilitas di seluruh Indonesia dan mempersiapkan mereka dalam memasuki dunia profesional. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Laporan dari Sidang Kasus Kredit Macet Sritex: Saksi Ahli, Bebaskan Para Bankir

Oleh: Tim Redaksi Infobank Semarang – Ada yang sangat kacau di negeri ini. Bukan soal… Read More

8 hours ago

Catat Kinerja Solid di 2025, Tugu Insurance Terus Memperkuat Fundamental Bisnis

Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More

18 hours ago

Purbaya Pertimbangkan Barter Geo Dipa untuk Akuisisi PNM

Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More

18 hours ago

Resmi! BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Nilai per Sahamnya

Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More

18 hours ago

Tren Kinerja Positif, Bank Banten Kelola RKUD Pemkab Serang

Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More

18 hours ago

Ahli Tegaskan Kasus Sritex Bukan Korupsi, Eks Dirut Bank Jateng Dinilai Tak Layak Dipidana

Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More

18 hours ago