News Update

Jurus Bank Aladin Syariah Pererat Loyalitas Nasabah 2026

Poin Penting

  • Kinerja Bank Aladin Syariah tumbuh solid, dengan aset mencapai Rp14 triliun dan nasabah aktif naik 35,5% per Desember 2025.
  • Program Umrah Nasabah Ala Pensiun dihadirkan sebagai nilai tambah layanan berbasis syariah dan spiritual.
  • Sebanyak 34 jemaah diberangkatkan tahap awal, sebagai bagian dari strategi loyalitas dan layanan berkelanjutan.

Jakarta – Pertumbuhan kinerja yang konsisten membuka ruang bagi Bank Aladin Syariah untuk memperkuat nilai layanan berbasis syariah. Hingga November 2025, total aset Bank Aladin Syariah mencapai Rp14 triliun, sementara jumlah nasabah aktif per Desember 2025 tumbuh lebih dari 35,5 persen secara tahunan.

Berlandaskan kinerja tersebut, perseroan menghadirkan Program Umrah bagi Nasabah Ala Pensiun sebagai bentuk nilai tambah (value proposition) bagi segmen nasabah pensiunan.

Program tersebut dirancang tidak hanya sebagai apresiasi, tetapi juga sebagai bagian dari pendekatan layanan yang mengedepankan nilai spiritual dan keberkahan sebagai diferensiasi utama.

Bank Aladin Syariah menilai pertumbuhan bisnis perlu berjalan seiring dengan kemampuan menghadirkan manfaat yang relevan dan bermakna bagi nasabah.

Hal itu menjadi penting bagi segmen pensiunan yang membutuhkan ketenangan, kepastian, serta layanan yang berorientasi pada nilai.

Baca juga: Bank Aladin Syariah Gandeng Halodoc Dukung Kesejahteraan Nasabah Lewat Kolaborasi Digital

Sebagai bagian dari rangkaian program, Bank Aladin Syariah menyelenggarakan Manasik Umrah dan Pelepasan Jamaah Umrah Nasabah Ala Pensiun pada Senin, 26 Januari 2026, di Ballroom Citadines Connection Hotel, Cengkareng. Kegiatan ini menjadi pembekalan sekaligus pelepasan resmi bagi jamaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Komitmen Layanan Finansial dan Spiritual

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menegaskan bahwa program tersebut mencerminkan filosofi layanan perseroan. Menurutnya, pertumbuhan kinerja harus diiringi dengan tanggung jawab untuk memberikan nilai lebih kepada nasabah.

“Program ini bukan sekadar apresiasi, tetapi amanah agar Bank Aladin Syariah hadir mendampingi nasabah, tidak hanya secara finansial, tetapi juga dalam perjalanan spiritual yang bermakna,” ujar Koko, seperti dikutip, Rabu, 28 Januari 2026.

Pada kesempatan tersebut, Bank Aladin Syariah melakukan penyerahan simbolis kepada dua perwakilan jemaah sebagai tanda pelepasan resmi. Pada tahap pertama, perseroan memberangkatkan 34 calon jemaah dengan jadwal perjalanan umrah pada 27 Januari hingga 4 Februari 2026.

“Kami berkomitmen melanjutkan program ini pada periode berikutnya sebagai bagian dari strategi apresiasi berkelanjutan,” tambah Koko.

Baca juga: Ajak Nasabah Siapkan Masa Tua, Program Ala Pensiun Jadi Andalan Bank Aladin Syariah

Melalui Program Umrah Nasabah Ala Pensiun, Bank Aladin Syariah menegaskan diferensiasi layanannya sebagai bank syariah digital yang tidak hanya berfokus pada efisiensi dan teknologi, tetapi juga pada nilai keberkahan dan ketenangan bagi nasabah.

Program tersebut diharapkan dapat mempererat loyalitas nasabah sekaligus membangun hubungan jangka panjang yang berlandaskan kepercayaan. (*) Ayu Utami

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Pengumuman! Mulai 1 April 2026, Beli BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari

Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More

4 hours ago

Laba Bank Mega Tumbuh 28 Persen pada 2025

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More

5 hours ago

Refocusing Anggaran, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Rp130 Triliun

Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More

5 hours ago

Penyaluran MBG Dipangkas, Potensi Hemat Bisa Tembus Rp20 Triliun

Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More

5 hours ago

KB Bank Bidik Pembiayaan Wholesale Tumbuh 70 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More

5 hours ago

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

6 hours ago