Asuransi Sinar Mas gelar literasi asuransi dengan peserta UMKM dan nelayan di Banyuwangi/Bagus
Banyuwangi – Industri asuransi menghadapi tantangan yang tidak mudah, usai diterpa sejumlah persoalan yang menurunkan kepercayaan terhadap industri ini. Belum lagi tingkat literasi asuransi di Indonesia yang masih rendah, menjadi tantangan selanjutnya.
Menjawab tantangan tersebut Asuransi Sinar Mas menggelar kegiatan literasi keuangan bagi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta nelayan di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur. Untuk meningkatkan pemahaman terkait asuransi, Asuransi Sinar Mas juga memberikan polis gratis.
“Asuransi Sinar Mas juga menyerahkan 7.200 kartu asuransi mikro Simas Perlindungan secara gratis untuk UMKM dan nelayan di sana,” ujar Direktur Asuransi Sinarmas, Dumasi M M Samosir, di Banyuwangi, Senin, 31 Juli 2023.
Baca juga: Begini Upaya Garda Oto Gaspol Literasi Asuransi
Dumasi mengungkapkan, produk asuransi mikro yang diberikan secara gratis ini berlaku selama satu tahun pertama. Setelah itu masyarakat dapat membelinya melalalui jalur keagenan. Karena di Asuransi Sinar Mas sendiri, pemasaran produk melalui jalur ini memang terus ditingkatkan.
“Hingga akhir Juni 2023, Asuransi Sinar Mas telah memiliki total 30.685 agen. Pada tahun 2023, Asuransi Sinar Mas menargetkan 31.256 agen,” katanya.
Acara simbolis penyerahan asuransi ini dilakukan kepada perwakilan UMKM dan nelayan di Jiwa Jawa Resort Ijen dan dihadiri oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Asuransi Sinar Mas atas dukungannya kepada pelaku UMKM kami dan pastinya pelaku UMKM di Kabupaten Banyuwangi juga sangat merasa terhormat dan terbantu dengan apa yang dilakukan Asuransi Sinar Mas untuk teman- teman di Banyuwangi,” ujar Ipuk Fiestiandani. (*) Bagus Kasanjanu
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More