Layanan Adira Finance. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Di tengah ketatnya peta persaingan bisnis perusahaan pembiayaan (multifinance), PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pembiayaan yang bertanggung jawab serta mempercepat digitalisasi layanan.
Bagaimana pun, kompetitor di industri ini didominasi oleh perusahaan besar. Bahkan, banyak terafiliasi dengan grup otomotif atau perbankan besar, yang menguasai pangsa pasar berdasarkan nilai aset.
Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, mengatakan, menginjak tahun ke-35 tahun beroperasi di Indonesia, perusahaan memasuki babak transformasi baru yang menekankan pembiayaan prudent, layanan digital yang semakin seamless, serta program pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan ekosistem MUFG Group, yang menaungi Bank Danamon dan Zurich Indonesia.
“Kami memperkuat digitalisasi layanan, menghadirkan pembiayaan yang bertanggung jawab, dan memastikan keberadaan kami memberi dampak positif bagi masyarakat. Transformasi ini kami lakukan bersama para sahabat—pelanggan, mitra, dan seluruh Gardira,” ujarnya, dikutip Minggu, 16 November 2025.
Sejalan dengan itu, sebut dia, Adira Finance memperkuat tiga pilar strategis mencakup inklusi keuangan yang bertanggung jawab, transformasi digital yang berkelanjutan, serta dampak sosial yang terukur sebagai fondasi utama membangun nilai jangka panjang bagi pelanggan, mitra, dan masyarakat.
Baca juga : Perkuat Pembiayaan Produktif, Adira Finance Resmi Akuisisi Arthaasia Finance
Berdasarkan data pihaknya, sejak berdiri pada 1990-2025, Adira Finance telah melayani lebih dari dua juta pelanggan aktif melalui jaringandi lebih dari 400 titik layanan yang terintegrasi dengan kanal digital, termasuk aplikasi adiraku.
Masifnya perubahan perilaku pelanggan dan kebutuhan layanan yang kian pesat, “mengharuskan” Adira Finance memperkuat investasi pada digitalisasi. Salah satunya, aplikasi adiraku.
Saat ini, kata Made, aplikasi adiraku yang telah diunduh lebih dari 4,4 juta kali sejak 2023 ini, telah dilengkapi dengan beragam fitur layanan, mulai dari pengajuan pembiayaan, pengecekan kontrak, pembayaran cicilan, hingga program loyalitas seperti UMRAH untuk Sahabat dan HARCILNAS, yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih personal bagi pelanggan.
Meski begitu, Adira Finance menyadari bahwa sebagian besar pelanggan tetap membutuhkan sentuhan langsung. Dengan 513 jaringan usaha yang terdiri dari kantor cabang dan kantor perwakilan yang tersebar dari Aceh hingga Papua, Adira Finance terus menghadirkan pelayanan tatap muka yang personal.
Baca juga : Harry Latif Mundur dari Kursi Direktur Adira Finance, Ada Apa?
Kombinasi layanan digital dan cabang ini menjadi kekuatan unik Adira Finance: menghadirkan kemudahan modern sekaligus kedekatan personal, sehingga setiap pelanggan dapat memilih cara terbaik untuk berinteraksi sesuai kebutuhan mereka.
“Ulang tahun ke-35 menjadi momentum bagi Adira Finance untuk mengonsolidasikan berbagai inisiatif strategis. Kami ingin memastikan setiap langkah membawa nilaikeberlanjutan dan relevansi. Ke depan, kami berkomitmen memperluas dampak positif ini agar Adira Finance tetap menjadi mitra solusi finansial terpercaya yang adaptif bagi seluruh ekosistem,” tandasnya.
Diketahui, dari sisi kinerja perusahaan, Adira Finance tetap mencatatkan kinerja solid. Hingga semester pertama 2025, perseroan berhasil menyalurkan pembiayaan baru senilai Rp16,2 triliun. Sektor otomotif masih menjadi tulang punggung bisnis dengan kontribusi sekitar 72 persen.
Namun, tren pertumbuhan yang lebih menarik justru datang dari lini non-otomotif. Produk multiguna SolusiDana, misalnya, menunjukkan peningkatan kontribusi dari 22 persen pada semester I-2024 menjadi 27 persen terhadap total pembiayaan baru pada periode yang sama tahun ini.
Selain itu, pembiayaan kendaraan listrik tumbuh signifikan, melesat 140 persen secara tahunan menjadi Rp426,4 miliar. (*)
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More
Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More
Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More