News Update

Jurnalis dan Praktisi Humas Sukses Pentaskan “Ken Arok”

Jakarta – “Ken Arok, kamu akan jadi raja di Tumapel asal memenuhi tiga syarat: bunuh Tunggul Ametung, peristri Ken Dedes, dan bersikap adil kepada rakyat.”

Sabda yang menjadi awal perebutan tahta berdarah di Jenggala itu dilontarkan oleh Prabu Jayamerta kepada Raja Setan Karautan atau yang dikenal sebagai Ken Arok.

Jayamerta adalah Raja Jenggala yang tersingkir karena invasi Kerajaan Kediri pimpinan Kertajaya.

Itulah penggalan awal kisah “Ken Arok” yang semalam dipentaskan oleh para jurnalis bersama praktisi humas lintas korporasi di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, Kamis, 30 Oktober 2018.

Prabu Jayamerta diperankan secara apik nan ngocol oleh Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank sekaligus produser pementasan. Sementara Ken Arok diperankan oleh Budi Setyarso (Tempo).

Lakon Ken Arok dipilih pada pementasan ke-61 ini sangat aktual karena Indonesia sedang memasuki tahun politik. “Pesan moralnya, jangan sampai kita menghalalkan segala cara hanya untuk merebut kekuasaan,” ujar Eko B. Supriyanto, di sela pementasan, didampingi Nurul Federer, asisten produser.

Memang, kisah Ken Arok adalah kisah paling berdarah dalam sejarah perebutan tahta di Nusantara. Kisah berdirinya Kerajaan Singasari yang memakan tumbal tujuh nyawa sebagai akibat karma yang dilontarkan Mpu Gandring sebelum dijemput ajal akibat ditusuk keris buatannya oleh Ken Arok.

AJANG PROMOSI

Meski bukan pemain profesional dan hanya latihan tiga kali, para pemain bisa melakukan improvisasi dengan baik. Tak heran, sepanjang acara, para penonton dan juga pemain, selalu tergelak.

Dan, seperti lazimnya pementasan yang diikuti oleh para praktisi perusahaan, mereka dengan lihai memanfaatkan ruang panggung sebagai ajang promosi perusahaannya.

Ilya Avianti, Komisaris Utama PLN yang berperan sebagai Dewi Ardhani, permaisuri Prabu Jayamerta, dengan lantang mengatakan bahwa seluruh wilayah Kerajaan Jenggala sudah berhasil diterangi listrik.

“Tanpa sambungan listrik dari PLN, pementasan ini juga tidak bisa dijalankan karena pasti gelap,” celetuknya disambut gemuruh tawa penonton.

Tak mau ketinggalan Evi Afiatin Ismail, Direktur BPJS Ketenagakerjaan yang berperan sebagai Ken Dedes. “Saya melaporkan Prabu, bahwa seluruh rakyat Jenggala usia kerja sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” guraunya.

Para pemain lain dari berbagai institusi juga setali tiga uang. Alia Karenina dari BRI menyosialisasikan program Teras dan agen BRIlink yang dibantu oleh sang “suami”, Pangeran Puradaksa.

“Lapor Sang Prabu, rakyat Jenggala yang memiliki rekening tabungan semakin banyak berkat program Teras BRI dan agen BRIlink,” tutur Hatim Varabi dari Koran Sindo yang memerankan Pangeran Puradaksa.

Pementasan Ken Arok semakin gayeng karena menghadirkan pelawak Srimulat, yakni Tessy dan Polo, yang semakin mengocok perut penonton.

PEDULI SENI BUDAYA

Pementasan ketoprak yang digarap oleh Indonesia M Network (IMN) ini selain jadi ajang silaturahmi insan humas dan jurnalis juga sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap kesenian, khususnya seni ketoprak.

Kepedulian mereka ditunjukkan dengan terlibat secara aktif sejak perencanaan, persiapan, hingga pementasan.

BCA, misalnya, mengirim tiga personelnya sebagai pemain. Mereka adalah Vera Liem sebagai Retna Jayani, Dwi Narini sebagai istri Purbareksa, dan Evoni Barlianto sebagai Akuwu Pamotoh.

ATM Prima dan Jamkrindo selama ini juga aktif mendukung pelestarian kesenian ketoprak. “Dengan keterlibatan dan dukungan praktisi jasa keuangan dan perbankan, kesenian ketoprak bisa tetap memiliki ruang untuk berkreasi,” ujar Rowing, pengurus Yayasan Adhi Budaya, saat secara simbolis menerima donasi dari sebagian hasil pementasan.

Selain untuk yayasan yang membawahi para seniman ketoprak itu, donasi juga diberikan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Bantuan diterima secara simbolis oleh Ninok Leksono, wartawan senior Kompas, untuk disalurkan melalui Dana Kemanusiaan Kompas. (Darto W)

Apriyani

Recent Posts

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

2 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

2 hours ago

Wacana Pemotongan Gaji Pejabat Diminta jadi Gerakan Disiplin Fiskal Nasional

Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More

2 hours ago

Bank Maspion Kantongi ‘Dana Segar’ USD285 Juta dari KBank, Perkuat Likuiditas Kredit

Poin Penting PT Bank Maspion Indonesia Tbk memperoleh fasilitas pinjaman USD285 juta dari KASIKORNBANK Public… Read More

2 hours ago

IHSG Jelang Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri Ditutup Naik 1,60 Persen ke Level 7.106

Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,20 persen ke level 7.106,83 pada perdagangan Selasa (17/3), menjelang… Read More

2 hours ago

Survei Amar Bank Sebut 87 Persen Responden Alami Kenaikan Pengeluaran di Periode Lebaran

Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More

3 hours ago