Categories: News UpdatePerbankan

Juni 2019, Bank BJB Bukukan Laba Rp803 Miliar

Jakarta — PT BPD Jawab Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp803 miliar pada triwulan II-2019. Dalam mendukung kinerja dan menghadapi persaingan di era teknologi, perseroan berniat mendorong proses digitalisasi bisnis.

“Kami meyakini di dalam setiap perubahan akan selalu ada peluang dan tantangan untuk dihadapi. Bank BJB selalu menghadapi tantangan-tantangan baru ini dengan kacamata optimis dan menganggap hal tersebut sebagai ajang pembuktian bahwa Bank BJB memang merupakan perbankan yang adaptif dan dinamis dalam merespon kebutuhan masyarakat,” tutur Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi dalam siaran persnya, Sabtu (24/8).

Bank dengan kode emiten BJBR ini, berhasil menorehkan capaian positif pada Triwulan II-2019. Bank BJB mencatatkan pertumbuhan aset 6,4 persen secara setahunan menjadi sebesar Rp120,7 triliun. Diikuti oleh pertumbuhan kredit 8,2 persen menjadi sebesar Rp78,2 triliun.

“Dengan tetap memperhatikan kualitas kredit yang berhasil dijaga dengan baik, di mana rasio Non Performing Loan (NPL) dapat bertahan di level 1,7 persen atau lebih baik dibanding rasio NPL industri perbankan yang sebesar 2,61 persen,” tukas Yuddy.

Dari sisi dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun juga tercatat tumbuh positif 7 persen menjadi sebesar Rp95,1 triliun.

Sementara itu, dalam konteks memenuhi kebutuhan transaksi digital yang kini menjadi andalan masyarakat, lanjut Yuddy, Bank BJB telah melakukan berbagai langkah strategis, termasuk di antaranya dengan berfokus pada pengembangan aplikasi BJB Digi yang menjadi rumah bagi layanan berbagai fitur transaksi digital Bank BJB.

“Langkah konkret lain yang mencerminkan keseriusan Bank BJB dalam menatap arus digitalisasi ini ialah dengan membentuk direktorat baru yang secara khusus berfokus pada bidang teknologi informasi dalam rangka mendukung penetrasi bisnis dan pelayanan bank bjb kepada masyarakat yakni Direktorat IT, Treasury dan International Banking,” terang Yuddy.

Dengan keberadaan direktorat baru ini, perseroan mengklaim pengembangan produk-produk digital yang selama ini dilakukan akan semakin terakselerasi. “Nantinya, berbagai layanan digital yang digulirkan akan berorientasi untuk menciptakan model transaksi yang memudahkan, cepat, nyaman dan ramah bagi pengguna,” pungkas Yuddy. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Perkuat Sinergi dengan Masjid Istiqlal, Bank Muamalat-BMM Salurkan Bantuan Rp240 Juta

Poin Penting Bank Muamalat dan BMM memberikan santunan untuk 2.026 anak yatim, perlengkapan salat, dan… Read More

49 mins ago

Prabowo Lebaran 2026: Mohon Maaf Lahir Batin, Mari Bekerja Lebih Keras

Poin Penting Prabowo menekankan pesan persatuan dan saling memaafkan pada Idul Fitri 1447 Hijriah. Presiden… Read More

2 hours ago

Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Idul Fitri Mulai 24 Maret 2026, Ini Imbauannya

Poin Penting Kapolri memprediksi puncak arus balik Idul Fitri dimulai 24 Maret 2026. Polri–TNI dan… Read More

2 hours ago

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Sekaligus Tinjau Penanganan Pascabencana

Poin Penting Presiden Prabowo akan menunaikan Salat Id di Aceh Tamiang sekaligus meninjau penanganan pascabencana… Read More

3 hours ago

Momentum Idul Fitri, Prabowo Ajak Masyarakat Lebih Solid, Bersatu, dan Perkuat Silaturahmi

Poin Penting Presiden Prabowo mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat kebersamaan. Seluruh elemen… Read More

3 hours ago

Catatan Hari Raya Idul Fitri 1447 H: Cash is The King

Oleh Eko B Supriyanto, Pimpinan Redaksi InfoBank Media Group LEBARAN baru saja tiba. Suara takbir… Read More

3 hours ago