Ilustrasi: Wisman berkunjung ke salah satu obyek wisata di Indonesia/istimewa
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah wisman (wisatawan mancanegara) ke Indonesia pada November 2016 naik 19,98% dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, dari 835,41 ribu kunjungan menjadi 1 juta kunjungan.
“Sementara jika dibandingkan dengan Oktober 2016, mengalami penurunan sebesar 3,68%,” ujar Kepala BPS Suhariyanto, di Jakarta, Selasa, 3 Januari 2016.
Dia memaparkan, secara kumulatif, (Januari – November) 2016, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 10,41 juta kunjungan atau naik 10,46% dibandingkan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 9,42 juta kunjungan.
Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi pada November 2016, lanjut dia, mencapai rata-rata 55,76% atau mengalami penurunan 0,32 poin jika dibandingkan dengan TPK November 2015 yang tercatat sebesar 56,08%.
“Begitu pula, jika dibanding TPK Oktober 2016, TPK hotel berbintang pada November 2016 turun 0,37 poin,” ucap Suhariyanto atau yang sering disapa Kecuk.
Sedangkan rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 27 provinsi selama November 2016 tercatat sebesar 1,72 hari, terjadi penurunan 0,03 poin jika dibandingkan dengan keadaan November 2015. (*)
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More