News Update

Jumlah Transaksi Cashlez Naik Dua Kali

Jakarta – Perusahaan Financial Technology, Cashlez berhasil mencatatkan pertumbuhan jumlah transaksi sebesar 200% di sepanjang tahun 2019. Pencapaian ini dibarengi dengan jumlah merchant yang meningkat dua kali lipat dan angka Gross To Value (GTV) yang meningkat sebesar 180% dibandingkan tahun sebelumnya.

Teddy Tee, CEO & Founder Cashlez, menyatakan bahwa 2019 merupakan tahun yang luar biasa. pencapaian ini Diraih melalui strategy planning dan focus execution yang dilakukan di segala sisi, baik dari internal maupun eksternal.

”Kami juga memperkuat struktur organisasi dan permodalan, produk dan layanan, jangkauan baik online maupun offline, 3S (speed, support dan service), kolaborasi dengan mitra-mitra strategis berlandaskan nilai-nilai perusahaan melalui pemanfaatan teknologi secara optimal,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, 9 Januari 2020.

Teddy menjelaskan, jumlah transaksi tertinggi Cashlez diperoleh dengan metode pembayaran menggunakan kartu yang mencapai 182%, diikuti oleh pembayaran e-commerce sebesar 180%, dan pembayaran digital termasuk di dalamnya dompet elektronik sebanyak 60%.

Selain itu, pertumbuhan jumlah pengguna Cashlez yang sebanyak dua kali lipat terjadi pada lima sektor. Sektor tersebut adalah fashion & aksesoris, retail, elektronik, professional services, automotive dan watches & jewelry.

Tan Leny Yonathan, Chief Revenue Officer (CRO) Cashlez, menjelaskan bahwa pertumbuhan jumlah pengguna tak lepas dari kualitas produk dan pelayanan. Selain itu, dukungan dari mitra-mitra strategis juga turut berpengaruh dalam menumbuhkan jumlah pengguna.

Pada 2019, Cashlez telah memperluas jangkauannya ke beberapa kota besar di Indonesia. Saat ini, Cashlez telah memiliki area support di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Bali, Medan dan Makassar.

Ke depan, Cashlez optimis akan berkontribusi nyata secara terus menerus dan berkesinambungan dalam mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh Bank Indonesia. Diharapkan dengan peningkatan dari tahun ke tahun ini akan mencapai visi Cashlez untuk menjadi The Ultimate Payment Company in the Region. (*) Evan Yulian Philaret

Apriyani

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

12 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

12 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

15 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

18 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

23 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

24 hours ago