News Update

Jumlah Rekening Simpanan Yang Dijamin LPS Naik 1,17%

Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) merilis data pertumbuhan jumlah rekening dan nominal simpanan yang dijamin pada bank umum per Agustus 2016. Total rekening simpanan yang dijamin mencapai 187.238.920 rekening atau tumbuh 2.162.714 rekening (1,17%) dibanding posisi jumlah rekening hingga Juli 2016 yang sebanyak 185.076.206 rekening.

Sekretaris Lembaga LPS, Samsu Adi Nugroho menjelaskan, untuk simpanan dengan nilai saldo sampai dengan Rp 2 miliar, jumlah rekeningnya meningkat sebesar 1,17% (month to month/mtm), dari 184.848.848 rekening (Juli 2016) menjadi 187.008.104 rekening (Agustus 2016). Jumlah nominal simpanannya naik sebesar 0,27% (mtm), dari posisi akhir Juli 2016 dengan jumlah nominal simpanan sebesar Rp2.068 triliun per Juli 2016, menjadi Rp 2.073 triliun pada Agustus 2016.

Sedangkan untuk simpanan dengan nilai saldo di atas Rp2 miliar, jumlah rekeningnya meningkat 1,52% (mtm), dari 227.358 rekening (Juli 2016) menjadi 230.816 rekening (Agustus 2016). Jumlah nominal simpanannya juga naik sebesar 0,43% (MoM), dari Rp2.593 triliun per Juli 2016 menjadi Rp2.604 triliun pada Agustus 2016.

Berdasarkan jenis simpanannya, yaitu giro, tabungan, deposit on call, sertifikat deposito dan deposito, jenis simpanan yang jumlah rekeningnya mengalami kenaikan paling tinggi adalah tabungan. Kenaikannya mencapai 1,20%, dari 178.113.773 rekening pada Juli 2016 menjadi 180.246.609 pada Agustus 2016.

Sementara nominal simpanan (tabungan) mengalami kenaikan paling tinggi yang mencapai 1,18%, dari Rp1.410 triliun di Juli 2016 menjadi Rp1426 triliun pada Agustus 2016.

“Bila dilihat dari jenis mata uang, jumlah rekening simpanan yang dijamin dalam Rupiah meningkat, sedangkan jumlah rekening dalam valas turun tipis. Sedangkan untuk nominal simpanannya, nominal simpanan dalam rupiah dan valas sama-sama mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya,” ujar Samsu dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu, 5 Oktober 2016.(Selanjutnya : Rekening Rupiah Naik, Valas Turun..)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

1 hour ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

7 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

8 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

8 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

10 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

12 hours ago