Jakarta – PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat pertumbuhan jumlah rekening online sekitar 311 ribu, naik 13 persen secara secara tahunan (year on year/yoy), dari total 658 ribu rekening nasabah di Maret 2025.
Sementara itu, per Maret 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA Syariah tumbuh 25,9 persen yoy mencapai Rp13,5 triliun.
Portofolio dana murah (CASA) tumbuh 35,5 persen yoy mencapai Rp5,2 triliun dengan komposisi sebesar 38,8 persen dari total DPK. BCA Syariah senidir menargetkan pertumbuhan DPK mencapai rentang 10 – 12 persen di 2025.
Baca juga : Begini Cara BCA Syariah Terapkan Aspek ESG dalam Kegiatan Usaha
Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum mengatakan, pertumbuhan impersif tersebut tak terlepas dari fokus pada peningkatan layanan mobile banking perseroan.
“Kami fokus pada strategi peningkatan layanan mobile banking sebagai upaya menjangkau nasabah dengan lebih luas,” katanya, dalam keterangan tertulis, Rabu, 7 Mai 2025.
Saat ini, modernisasi layanan digital BCA Syariah pun terus dilakukan untuk meningkatkan inklusi masyarakat terhadap produk tabungan BCA Syariah.
Termasuk, pembukaan rekening online melalui layanan new mobile banking BSya yang hadir dengan fitur lebih lengkap untuk menambah kemudahan dan kenyamanan bertransaksi nasabah.
Baca juga : Transaksi Digital Meningkat, BCA Syariah Terus Kembangkan BSya
“Fitur andalan BSya diantaranya transfer ke Virtual Account BCA, top-up e-wallet, top up Flazz, serta tarik tunai tanpa kartu (cardless),” jelasnya.
Lanjutnya, selain menyediakan fitur transaksi perbankan seperti pembukaan rekening online, transfer, pembayaran, pembelian, tarik tunai di ATM BCA dan pembayaran melalui QRIS, BSya juga menyediakan fitur Islami untuk mempermudah nasabah melaksanakan ibadah seperti setoran biaya ibadah haji secara online, petunjuk arah Kiblat dan jadwal sholat.
Terbaru dari BSya, kini nasabah bisa berinvestasi emas dengan mengajukan pembiayaan murabahah emas dan juga penempatan Deposito secara online.
Sejalan dengan itu, BCA Syariah terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah bagi para pengusaha UMKM. Salah satunya, hadir dalam agenda Muktamar ke-III 2025 Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI), di Jakarta (5/5/2025).
Dengan literasi dan inklusi keuangan syariah yang semakin kuat, diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan ekonomi kaum perempuan dan memberikan dampak positif yang lebih luas pada masyarakat Indonesia
“BCA Syariah mendukung berbagai upaya dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah. Kehadiran BCA Syariah dalam acara IPEMI bertujuan untuk memberikan edukasi dan mendekatkan produk unggulan kami kepada para muslimat pengusaha UMKM,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More