Headline

Rekening dan Simpanan Bank Umum Meningkat

Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengumumkan data mengenai pertumbuhan jumlah rekening dan nominal simpanan yang dijamin pada bank umum per Maret 2016.

Sekretaris LPS, Samsu Adi Nugroho mengungkapkan, jumlah rekening yang dijamin mencapai 179.821.600 rekening atau tumbuh 1.149.399 rekening (0,64%) dibanding posisi jumlah rekening hingga Februari 2016 yang sebanyak 178.672.201 rekening.

Sedangkan jika dilihat dari total simpanan berdasarkan nilai simpanan yang dijamin, untuk simpanan dengan nilai sampai dengan Rp2 miliar, jumlah rekeningnya meningkat sebesar 0,65% month-on-month (MoM) dari 178.447.774 rekening (Februari 2016) menjadi 179.599.500 rekening (Maret 2016).

“Untuk jumlah nominal simpanannya turun sebesar 0,56% (MoM), dari posisi akhir Februari 2016 dengan jumlah nominal simpanan sebesar Rp1.998 triliun, menjadi Rp1.986 triliun (Maret 2016),” ujar Samsu di Jakarta, Kamis, 19 Mei 2016.

Sementara itu, simpanan dengan nilai di atas Rp2 miliar, jumlah rekeningnya turun 1,04% (MoM), dari 224.427 rekening (Februari 2016) menjadi 222.100 rekening (Maret 2016). Namun, jumlah nominal simpanannya meningkat sebesar 1,97% (MoM), dari Rp2.514 triliun (Februari 2016) menjadi Rp2.564 triliun (Maret 2016).

Berdasarkan jenis simpanannya, jumlah rekening giro, tabungan, deposit on call dan sertifikat deposito mengalami kenaikan, sedangkan jumlah rekening deposito mengalami penurunan. Lalu terkait dengan jenis valuta, baik jumlah rekening simpanan dalam rupiah maupun valas sama-sama meningkat.

“Lain halnya dengan nominal simpanannya, nominal simpanan dalam rupiah meningkat sedangkan nominal simpanan dalam valas menurun,” tukas Samsu.

Dia merincikan, peningkatan jumlah rekening simpanan yang dijamin dalam rupiah adalah sebesar 0,64% (MoM), dimana per akhir Februari 2016 berjumlah 177.591.374 rekening, menjadi 178.733.899 rekening per akhir Maret 2016. Peningkatan jumlah rekening simpanan dalam valas juga naik 0,64% (MoM), dimana per Februari 2016 jumlahnya 1.080.827 rekening, kemudian naik jadi 1.087.701 rekening di akhir Maret 2016.

Jika dilihat dari nominalnya, lanjut dia, simpanan dalam rupiah mengalami peningkatan sedangkan simpanan dalam valas mengalami penurunan. Lalu simpanan dalam rupiah meningkat 1,51% (MoM), dari sebesar Rp3.795 triliun (Februari 2016) menjadi Rp3.852 triliun (Maret 2016).

“Simpanan dalam valas, jumlahnya menurun sebesar 2,69% (MoM) dari sebesar Rp717 triliun (Februari 2016) menjadi Rp698 triliun (Maret 2016),” ucap Samsu.

Total simpanan di bank umum per Maret 2016 mengalami sedikit peningkatan sebesar Rp38 triliun atau 0,85% (MoM) dibanding posisi akhir Februari 2016 menjadi sebesar Rp4.550 triliun.

Bank umum peserta penjaminan per Maret 2016 berjumlah 118 bank. Terdiri dari 106 bank umum konvensional dan 12 bank umum syariah. Bank umum konvensional, terdiri dari 4 Bank Pemerintah, 26 Bank Pemerintah Daerah, 66 Bank Umum Swasta Nasional dan 10 Kantor Cabang Bank Asing. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Tukar Uang Lebaran 2026 Dibuka Lebih Awal, Ini Jadwal Terbarunya

Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More

1 hour ago

KAI Daop 6 Pastikan Diskon Tiket KA Lebaran 30 Persen Masih Tersedia, Ini Cara Pesannya

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More

2 hours ago

Lahan Terbatas, Kemenkop Ubah Desain Pembangunan Kopdes Merah Putih

Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More

5 hours ago

Dana Nasabah Dibobol, Bank Jambi Pastikan Ganti Kerugian Nasabah

Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More

5 hours ago

Rekening Ditutup, Donald Trump Gugat JPMorgan 5 Miliar Dolar AS

Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More

5 hours ago

Di FGD soal Kasus Sritex, Ekonom Ini Sebut Risiko Bisnis Tak Seharusnya Dipidanakan

Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More

6 hours ago