Sekedar informasi, total aset yang tercatat di C-BEST hingga 20 Desember 2016 meningkat 15,26% dari Rp3.022,57 triliun menjadi Rp3.483,91 triliun.
Kenaikan tersebut sejalan dengan meningkatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pasar modal serta peningkatkan jumlah Emiten.
Total aset yang tercatat di C-BEST per tanggal 20 Desember 2015, kata Kiki, masih didominasi kepemilikannya oleh investor asing sebesar 50,05%. Persantase tersebut menurun dari tahun sebelumnya (per Desember 2016) dimana kepemilikan asing mencapai 57,30%.
“Artinya, hal ini menunjukan kontribusi investor domestik yang semakin besar di pasar modal Indonesia,” pungkasnya. (*)
(Baca juga: BEI Optimis Kinerja Pasar Modal di 2017)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More
Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More