Analisis

Jumlah Investor Kripto Capai 14,78 Juta di Mei 2025, Transaksi Tembus Rp49,57 T

Jakarta – Tren perdagangan aset kripto di Indonesia terus mengalami peningkatan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, jumlah investor aset kripto pada Mei 2025 meningkat 4,38 persen menjadi 14,78 juta. Sedangkan nilai transaksi aset kripto per Mei 2025 tembus Rp49,57 triliun.

Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK menjelaskan, nilai transaksi kripto pada Mei 2025 tumbuh signifikan dibanding bulan sebelumnya.

Baca juga: OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 8,43 Persen, DPK Naik 4,29 Persen per Mei 2025

“Nilai transaksi aset kripto sepanjang Mei 2025 tercatat meningkat signifikan. Tercatat sebesar Rp49,57 triliun. Meningkat dibandingkan bulan April 2025 yang senilai Rp35,61 triliun,” papar Hasan dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB), Selasa, 8 Juli 2025.

Namun di bulan yang sama, kata Hasan, kapitalisasi pasar aset kripto mengalami penurunan secara mtm. Angkanya berkurang dari Rp34,37 triliun di April 2025 menjadi Rp31,49 triliun per Mei 2025.

Baca juga: Tren Investasi Aset Kripto Jangka Panjang Makin Diminati

Meskipun begitu, Hasan optimis peningkatan jumlah konsumen dan transaksi kripto mencerminkan kepercayaan terhadap pasar kripto dalam negeri.

“Tentu tren peningkatan jumlah konsumen maupun jumlah nilai transaksi aset kripto ini menunjukkan kepercayaan konsumen dan juga kondisi pasar aset kripto nasional tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya. (*) Mohammad Adrianto Sukarso

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

2 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

3 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

3 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

13 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

14 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

15 hours ago