News Update

Juli 2016, Pangsa Astra Capai 59%

Jakarta – PT Astra International, Tbk (Astra) mencatatkan kenaikan pangsa pasar penjualannya dari 42% pada Juli 2015 menjadi 59% pada Juli 2016. Kenaikan pangsa didorong oleh meningkatnya penjualan Astra dari 55.615 unit pada Juli 2015 menjadi 62.585 unit pada Juli 2016.

Penjualan tertinggi tercatat pada produk Toyota yang mencapai 25.572 unit, disusul oleh Daihatsu 10.689 unti dan penjualan non astra, Honda yang mencapai 9.308 unit.

Kenaikan pangsa pasar Astra juga terjadi di segmen Low Cost Green Car (LCGC) dari 57% pada Juli 2015 menjadi 60% pada Juli 2016. Pada periode tersebut, total penjualan LCGC Astra naik dari 10.048 unit menjadi 14.962 unit.

Untuk segmen LCGC, pencapaian market share tertinggi dicapai Astra pada April 2016. Pada periode tersebut, market share Astra untuk penjualan di segmen LCGC mencapai 71%, naik dari periode yang sama 2015 yang sebesar 62%.

Sampai dengan Juli 2016, penjualan untuk produk Astra mencapai 37.108 unit, naik dari Juli 2015 yang mencapai 23.110 unit. Untuk non Astra penjualan tercatat mencapai 25.477 unit, turun dari posisi Juli 2015 yang  mencapai 32.505 unit. Sementara untuk segmen LCGC angkanya naik dari 5.717 unit menjadi 8.974 unit.(*)

Apriyani

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

7 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

7 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

7 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

7 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

8 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

9 hours ago