News Update

J&T Cargo Kerahkan 8.000 Armada Hadapi Lonjakan Logistik Ramadan

Poin Penting

  • J&T Cargo menyiapkan 100+ Gateway, 8.000+ armada, dan 4.000+ outlet untuk menghadapi peak season Ramadan 2026.
  • Layanan EZ Track, Fast Track, dan Max Track mempercepat pengiriman, menjaga cash flow UMKM dan industri nasional.
  • Penyesuaian operasional, pemeriksaan kendaraan dan pengemudi, serta kampanye “MUDIK” beri apresiasi pelanggan.

Jakarta – J&T Cargo memperkuat komitmennya dalam menjaga kelancaran arus logistik nasional dengan mengusung strategi distribusi yang stabil, responsif, dan terkendali guna menghadapi periode peak season Ramadan tahun ini.

Keandalan operasional tersebut didukung oleh penguatan infrastruktur masif yang mencakup lebih dari 100 Gateway, armada berjumlah lebih dari 8.000 unit, serta sebaran 4.000 lebih outlet yang telah menjangkau 98 persen wilayah di Indonesia.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pengiriman muatan besar tetap berjalan optimal di tengah lonjakan permintaan menjelang hari raya.

Baca juga: J&T Express Kirim 30 Miliar Paket di 2025, RI Dorong Pertumbuhan 60 Persen

Sebagai penghubung utama antara sentra produksi dan pasar, J&T Cargo memastikan arus barang berjalan efisien dan terukur melalui sistem distribusi
cerdas.

Dukungan itu diwujudkan melalui ragam layanan seperti EZ Track, Fast Track, hingga Max Track yang dirancang untuk mempercepat perputaran barang serta menjaga cash flow bisnis, khususnya bagi sektor UMKM dan industri nasional.

Seluruh ekosistem ini dibangun untuk memberikan solusi rantai pasok yang komprehensif bagi para mitra bisnis di berbagai wilayah.

Peningkatan Performa dan Keselamatan

Perwakilan J&T Cargo, Natalia Pangaribuan menekankan bahwa komitmen perusahaan dibuktikan melalui performa operasional yang terus meningkat secara signifikan.

Pada 2025, J&T Cargo berhasil mencatatkan pencapaian Service Level Agreement (SLA) yang impresif, di antaranya performa pengiriman pada platform marketplace seperti Shopee yang mencapai 96,8 persen dan TikTok sebesar 97,8 persen.

“Capaian ini menjadi dasar bagi J&T Cargo untuk melakukan peningkatan berkelanjutan, termasuk optimasi rute dan pengawasan performa berbasis data demi kepuasan pelanggan,” ujarnya dalam Buka Puasa Bersama dan Media Meet
Up di Jakarta pada Rabu, 4 Maret 2026.

Baca juga: J&T Cargo jadi Official Logistic Partner IndoBuildTech 2023

Khusus untuk menyambut Lebaran, J&T Cargo juga melakukan penyesuaian jadwal line haul, verifikasi kelayakan unit kendaraan, hingga pemeriksaan kesehatan dan tes urin bagi para pengemudi guna menjamin aspek keselamatan operasional di lapangan.

Pengawasan pergerakan kiriman pun dilakukan secara real-time untuk mendeteksi dini kendala operasional dan memberikan respons cepat terhadap setiap dinamika yang terjadi selama periode mudik.

Program Kampanye Mudik

Selaras dengan semangat berbagi, J&T Cargo turut meluncurkan program kampanye “MUDIK: Muatan Besar Diantar Ke Tujuan Bareng J&T Cargo”.

Program yang berlangsung mulai 19 Februari hingga 31 Maret 2026 ini memberikan apresiasi kepada pelanggan berupa kesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik melalui pengumpulan poin dari setiap resi pengiriman.

Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Kebaikan”, perusahaan terus berupaya memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan kargo yang andal. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Waspada Puncak Arus Balik Lebaran, Menhub Minta Masyarakat Maksimalkan WFA

Poin Penting Pemerintah mengimbau masyarakat memanfaatkan WFA untuk menghindari penumpukan pada puncak arus balik Lebaran.… Read More

36 mins ago

Usai Libur Lebaran, Bank Muamalat Kembali Beroperasi Normal Mulai 25 Maret 2026

Poin Penting Bank Muamalat kembali beroperasi normal mulai 25 Maret 2026 setelah libur Lebaran, dengan… Read More

40 mins ago

OJK Sebut Tren Konsolidasi BPR Berlanjut, 142 Bank Sudah Merger

Poin Penting OJK menilai tren konsolidasi BPR/BPRS masih berlanjut pada 2026, sehingga jumlah bank diperkirakan… Read More

54 mins ago

IHSG Dibuka Loyo usai Libur Lebaran, Masih Bertahan di Kisaran 7.000

Poin Penting Pada pembukaan 25 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, IHSG turun 0,63 persen ke… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah setelah Libur Lebaran, Masih Dipicu Konflik AS-Iran

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke level Rp16.916 per dolar AS pada Rabu (25/3), turun… Read More

3 hours ago

IHSG Berpotensi Rebound usai Libur Panjang Lebaran 2026

Poin Penting IHSG secara historis cenderung menguat (technical rebound) setelah libur panjang, didorong kembalinya aliran… Read More

3 hours ago