Ekonomi dan Bisnis

Jreng! Kompak GPF dan Softbank Lego Saham GoTo

Jakarta – Softbank Group dan Goto Peopleverse Fund (GPF) selaku pemilik sebagian saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kompak melepas sejumlah kepemilikan sahamnya di perusahaan merger ride hailing dan e-commerce tersebut. Melalui anak usahanya, SVF GT Subco Pte Ltd, Softbank melego 249.980.600 lembar saham Goto yang dimilikinya. Transaksi pelepasan saham itu dibantu oleh But Deutsche Bank AG.

Aksi pelepasan telah dilakukan dalam dua tahap, yakni pertama pada 30 Maret 2023, dimana Softbank menjual sebanyak 132.894.800 lembar. Dan kedua, pada 31 Maret 2023, dimana Softbank menjual 117.085.800 lembar saham Goto.

Setelah pelepasan saham Goto tersebut, kini koleksi saham Goto yang dimiliki Softbank tinggal 92,29 miliar lembar atau 7,79% dari total saham Goto. Berkurang sekitar 0,02% dari sebelum transaksi dengan donasi tidak kurang dari 92,54 miliar lembar atau setara dengan porsi kepemilikan 7,81%. 

Sementara Goto Peopleverse Fund (GPF) melego 635.669.439 lembar saham Goto. Pelepasan yang dilakukan pada 31 Maret itu terjadi di level harga Rp2 per lembar. Dengan demikian, transaksi dari pelepasan saham Goto yang dilakukan GPF itu jadi bernilai sekitar Rp1,27 miliar.  

Koleksi saham GPF di Goto berkurang menjadi 89,90 miliar lembar atau tinggal 7,59% dari total saham Goto. Menyusut 0,7% dari sebelum transaksi dengan nilai 90,53 miliar lembar atau 7,64% porsi kepemilikan.

”Transaksi berupa pengalihan saham kepada peserta program kepemilikan saham karyawan, dan konsultan GOTO Gojek sebagaimana telah diurai dalam prospektus Initial Public Offering (IPO) perseroan,” ucap R A Koesoemohadiani, Corporate Secretary GoTo Gojek, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa, 4 April 2023. Steven Widjaja

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

17 mins ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

1 hour ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

4 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

4 hours ago