Perbankan

Joseph Chan Fook Onn Mundur dari Kursi Direktur Bank OCBC NISP

Jakarta – PT Bank OCBC NISP Tbk mengumumkan pengunduran diri salah satu direkturnya, yakni Joseph Chan Fook Onn.

Menukil keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Sabtu, 11 Januari 2025, manajemen Bank OCBC NISP menjelaskan telah menerima surat pengunduran diri Joseph Chan Fook Onn pada 9 Januari 2025.

“Selanjutnya untuk memenuhi POJK 33/POJK.04/2014, permohonan pengunduran diri Bapak Joseph Chan Fook Onn dari jabatannya selaku Direktur Perseroan akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan terdekat,” tulis manajemen Bank OCBC NISP.

Baca juga: Dari OCBC Sampai Bank Jepang Diisukan Bidik Akuisisi Bank Panin, Ada Apa?

Sementara mengutip laman perseroan, Joseph Chan Fook Onn yang berkewarganegaraan Malaysia ini punya pengalaman panjang berkarier di industri perbankan di Malaysia dan Singapura.

Jebolan Master of Business Administration, University of Southern Queensland ini mengawali karier sebagai bank officer di RHB Bank Bhd, Malaysia pada 1981-1990. Setelah itu, dia hijrah ke KPMG Singapura sebagai auditor dari 1994-1995.

Dari situ, dia memutuskan untuk mengembangkan karier di Standard Chartered Bank. Di bank asal Inggris tersebut, Joseph pernah dipercaya sebagai Assistant Audit Manager, Standard Chartered Bank, Malaysia dan Audit Manager, Standard Chartered Bank, Singapura.

Kemudian sejak 2004, dia mulai bergabung di OCBC Bank, Singapura. Kala itu, jabatannya adalah Senior Audit Manager Consumer Credit Review. Dia juga pernah dipercaya sebagai Internal Audit Division Head, Bank OCBC NISP dari 2006-2010.

Baca juga: Susul Dian Siswarini, Kini Dua Direktur XL Axiata Kompak Mungundurkan Diri

Tepat pada 2010, Joseph dipercaya sebagai Head of Internal Audit Division, OCBC Bank Malaysia Bhd. Selang empat tahun kemudian, Joseph bergabung di Bank OCBC NISP Indonesia dengan mengemban tugas sebagai direktur sejak 2 September 2014.

Setelah lebih dari satu dekade menjabat sebagai direktur Bank OCBC NISP, akhirnya Joseph memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya per 9 Januari 2025. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

5 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

5 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

5 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

6 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

6 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

6 hours ago