Jooble Guyur Pendanaan USD1 Juta Untuk Startup Edtech JayJay 

Jooble Guyur Pendanaan USD1 Juta Untuk Startup Edtech JayJay 

Jooble Guyur Pendanaan USD1 Juta Untuk Startup Edtech JayJay 
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Karir di bidang digital semakin menjanjikan di Indonesia, seiring dengan kebutuhan sumber daya manusia yang meningkat. Hadirnya JayJay, sebagai startup edtech di Indonesia menjadi potensi untuk mencetak kandidat dengan kualifikasi terbaik di bidang digital.

Jooble, salah satu situs pencari kerja terbesar yang aktif di 69 negara, resmi menginvestasikan USD1 juta dalam putaran pendanaan awal kepada JayJay. Jooble juga aktif di pasar Indonesia, dengan lebih dari 1 juta pengguna bulanan.

Kesepakatan pendanaan Jooble untuk JayJay sendiri menjadi bagian dari program percepatan Jooble Venture Lab. Jooble memprediksi jika Indonesia akan menjadi negara dengan kebutuhan profesi digital tertinggi dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami percaya perusahaan seperti JayJay akan memungkinkan untuk mengubah kualitas hidup secara signifikan melalui pelatihan di bidang modern. Kami memahami tren ketenagakerjaan dan mengetahui bahwa Indonesia, dengan laju perkembangannya, dan memprediksi akan menjadi negara dengan kekurangan profesi terbesar di dunia digital pada tahun 2030,” ujar Roman Prokofiev, co-founder Jooble, dikutip 7 Desember 2022.

Didirikan Mei 2021, JayJay adalah startup yang mengembangkan platform yang bertujuan untuk membantu orang mempelajari profesi digital. Startup yang didirikan oleh Vitalii Somka dari Ukraina. saat ini menawarkan empat kursus online: Digital Marketing, UX Writing, QA Engineer, dan Digital Illustration. Dalam waktu dekat Jay Jay akan meluncurkan Full Stack Developer, dan Desain Interior.

Dalam 10 hingga 15 tahun ke depan, Vitalii Somka memprediksi jika layanan pendidikan konvensional akan tertantang dengan banyak halangan mulai dari tidak efektif, serta keterbatasan teknologi dan aksesibilitas. “Pendidikan online akan menjadi lift sosial yang cepat untuk bagian populasi yang kurang terlindungi. Kami memperkirakan ledakan edtech berikutnya akan terjadi di Asia. Jadi, startup kami bertujuan untuk melatih 1 juta siswa dalam 3 tahun ke depan,” ungkap Vitalii.

Selain memberikan kualitas training yang maksimal untuk 4 bidang tersebut, JayJay mengutamakan program belajar bersama para praktisi profesional di Indonesia dan dunia. Pelajar nantinya akan memiliki waktu belajar yang fleksibel dengan porsi pembelajaran 100 persen online. Para alumni yang telah menyelesaikan kursus juga akan dibantu untuk mendaftar program magang untuk mencapai karir terbaik. (*)

Related Posts

No Content Available

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]