Categories: Nasional

Jonan Pantau Arus Mudik Di Tanjung Perak

PT Pelni mengakui terjadi kelebihan muatan di KM Awu yang mencapai 155% dari batas kapasitas penumpang. Jumlah penumpan yang naik dari pelabuhan Perak tahun ini naik 21% dibandingkan tahun lalu. .

Surabaya–Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan melakukan pemantauan kondisi transportasi di sejumlah daerah selama masa mudik dan balik. Pagi ini, Jumat, 24 Juli 2015, Jonan memantau kondisi di Terminal Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Rombongan Jonan datang pukul 09.10 wib dan langsung menuju KM Awu milik Pelni. Jonan beserta jajarannya ingin melihat langsung kesiapan operator pelabuhan dan kapal. Di dalam KM Awu tujuan Kumai yang membawa penumpang arus balik tersebut, Jonan sempat menanyai beberapa penumpang didalamnya dan memeriksa kebersihan toilet.

Direktur Utama Pelindo III, Djarwo Surjanto dan Dirut PT Pelni, Elfien Goentoro turut mendampingi Jonan saat berkeliling di dalam kapal KM Awu. Jonan terlihat dapat memaklumi jumlah kapasitas yang melebihi batas normal kapal Pelni tersebut karena saat ini memang arus mudik. Namun bagi Jonan, yang paling penting adalah tidak mengesampingkan sisi keselamatan saat membawa penumpang ke pelabuhan tujuan.
Elfien menjelaskan, KM Awu membawa penumpang hingga 155% dari batas kapasitas penumpang. “Namun kami berani menjamin Pelni masih mengutamakan keselamatan”, tambahnya.

Selain melakukan peninjauan arus balik, Menhub juga melakukan sidak ke sejumlah fasilitas poskotis yang ada didalam terminal Gapura Surya, serta jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal

Menurut kahumas Pelindo III Tanjung Perak, Dhany R. Agustian, arus pemudik melalui Pelabuhan Tanjung Perak H-15 sampai dengan H+5 (23 Juli 2015) sangat padat. Penumpang turun tercatat mencapai sebanyak 72.962 orang, naik 3% dibanding 2014. Sementara, penumpang yang naik dari Tanjung Perak sebanyak 25.798 orang, atau naik 21% dibandingkan 2014.

@avrie.fauzy

Apriyani

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

17 mins ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

2 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

2 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

2 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

3 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

3 hours ago