Jokowi: Target Investasi Rp1.400 Triliun Bukan Angka yang Kecil, Hati-Hati!

Jokowi: Target Investasi Rp1.400 Triliun Bukan Angka yang Kecil, Hati-Hati!

Jokowi: Target Investasi Rp1.400 Triliun Bukan Angka yang Kecil, Hati-Hati!
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Presiden Joko Widodo menyebut target investasi tahun 2023 yang sebesar Rp1.400 triliun bukan angka yang kecil untuk dicapai karena saat ini semua negara sedang bersaing untuk merebut investasi juga investor.

“Sebab itu saya titip kepada seluruh kementerian, gubernur, bupati, walikota jangan sampai ada yang mempersulit, menganggu capital inflow arus modal masuk dalam rangka investasi karena ini salah satu kunci pertumbuhan ekonomi kita,” ucap Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, 30 November 2022.

Hal tersebut dikarenakan pertumbuhan investasi yang baik masih menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi sebesar 5,72% di kuartal III-2022. Kemudian, Jokowi juga menyatakan bahwa target investasi sebesar Rp1.200 triliun di tahun ini dapat tercapai.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa untuk keberlanjutan investasi hilirisasi harus secara konsisten terus dilakukan. Tidak hanya nikel yang saat ini telah berhasil dihilirisasi tetapi juga bahan mentah lainnya.

“Hilirisasi nikel sudah, masuk lagi nanti bauksit, masuk lagi timah, masuk lagi tembaga, dan masuk lagi ke hilirisasi bahan-bahan mentah kita semuanya, karena disinilah kunci,” imbuhnya.

Salah satu bentuk nyata hilirisasi menjadi penopang pertumbuhan ekonomi adalah dilihat dari hilirisasi industri smelter di Maluku Utara. Maluku Utara mencatatkan pertumbuhan ekonomi 27% dengan tingkat inflasi 3,3%.

“Disitu ada industri smelter yang nantinya akan tumbuh lagi kalau smelter disana tambah industri yang turunan-turunan dari nikel itu semua bisa dikerjakan di Maluku Utara. Jadi saya titip hati-hati, jangan sampai salah policy sehingga investasi yang masuk kesana menjadi terhambat,” tambah Jokowi.

Sehingga, investasi Indonesia saat ini telah didominasi oleh luar jawa sebesar 53%, hal tersebut membuktikan keberhasilan pembangunan infrastruktur yang diikuti munculnya pertumbuhan ekonomi baru dan didukung oleh investasi yang menuju ke luar jawa. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]