Jakarta – Di tengah kekhawatiran pelaku pasar pasca terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden AS, Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru menanggapinya dengan santai. Dirinya mengaku tidak khawatir terkait kebijakan yang akan ditempuh Presiden AS tersebut.
Dia meyakini, Trump tidak akan mengambil sebuah kebijakan yang sembrono dan merugikan banyak pihak. Terlebih, Presiden dari Partai Republik tersebut juga memiliki latar belakang seorang pengusaha yang dianggap bakal mempertimbangkan kebijakannya.
“Banyak orang mengatakan Trump akan jadi proteksionis. Bunga Bank The Fed akan melonjak sangat tinggi. Saya kira Presiden terpilih bukan seperti yang kita bayangkan,” ujar Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, di Jakarta, Selasa, 22 November 2016. (Baca juga : Jokowi 3 hal yang harus dibenahi untuk dorong ekonomi RI)
Page: 1 2
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More
Poin Penting IHSG menguat 1,55 persen sepekan dan ditutup di level 9.075,40, sekaligus mencetak rekor… Read More
Poin Penting Modalku menyalurkan pendanaan Rp9,2 triliun kepada lebih dari 74 ribu UKM sejak berdiri… Read More