Jakarta – Di tengah kekhawatiran pelaku pasar pasca terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden AS, Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru menanggapinya dengan santai. Dirinya mengaku tidak khawatir terkait kebijakan yang akan ditempuh Presiden AS tersebut.
Dia meyakini, Trump tidak akan mengambil sebuah kebijakan yang sembrono dan merugikan banyak pihak. Terlebih, Presiden dari Partai Republik tersebut juga memiliki latar belakang seorang pengusaha yang dianggap bakal mempertimbangkan kebijakannya.
“Banyak orang mengatakan Trump akan jadi proteksionis. Bunga Bank The Fed akan melonjak sangat tinggi. Saya kira Presiden terpilih bukan seperti yang kita bayangkan,” ujar Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, di Jakarta, Selasa, 22 November 2016. (Baca juga : Jokowi 3 hal yang harus dibenahi untuk dorong ekonomi RI)
Page: 1 2
Poin Penting Pertamina resmi membentuk Sub Holding Downstream (SHD) untuk mengintegrasikan Patra Niaga, Kilang Pertamina… Read More
Poin Penting Pertumbuhan hijau dinilai Anindya Bakrie sebagai bagian inti strategi pertumbuhan nasional, mencakup ekonomi,… Read More
Poin Penting BTN menggelar Run for Disabilities sebagai bagian Road to BTN Jakim 2026, menegaskan… Read More
Poin Penting BTN menegaskan komitmen ESG dan inklusivitas melalui BTN Run for Disabilities dengan melibatkan… Read More
Poin Penting Infobank bersama IBI, AAUI, dan APPI menggelar 8th Green Golf Tournament 2026 yang… Read More
Poin Penting Green Golf Tournament 2026 menegaskan komitmen Infobank dan industri jasa keuangan untuk berperan… Read More