Moneter dan Fiskal

Jokowi Sudah Kantongi Dua Calon Deputi Gubernur BI, Ini Namanya

Jakarta – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo akan habis masa jabatnya pada April 2023. Asal tahu saja Dody Budi Waluyo menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sejak 18 April 2018 sesuai dengan keputusan Presiden Republik Indonesia No.69/P Tahun 2018 tanggal 13 April 2018, untuk periode jabatan 2018-2023.

Menurut sumber Infobank, ada dua nama yang sudah dikantongi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Calon pertama adalah Filianingsih Hendarta yang saat ini menjabat sebagai Asisten Gubernur BI dan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI. Sedangkan calon kedua yakni Dwi Pranoto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen Regional sekaligus Asisten Gubernur BI.

“Ada dua nama yang sudah masuk ke istana ibu Fili dan pak Dwi. Itu sudah ditangan bapak Presiden,” ujar sumber Infobank di Jakarta, 6 Februari 2023.

Menurutnya, kedua nama tersebut nantinya akan diserahkan ke Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) untuk selanjutnya dilalukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan. Adapun nama-nama tersebut akan diserahkan ke Komisi XI DPR-RI paling lambat bulan ini. Nantinya proses pencalonan keduanya diajukan oleh Presiden yang akan dikirimkan ke DPR-RI.

“Nanti DPR akan terima di tanggal-tanggal 21 bulan ini. Sekitar tanggal itu yaa,” tambahnya.

Filianingsih bukan orang baru di Bank Indonesia. Dirinya mengawali karirnya di Bank Indonesia sejak tahun 1986 setelah sebelumnya menuntaskan pendidikan sarjana di bidang Hukum Universitas Airlangga pada tahun 1985 dan kemudian memperoleh gelar Master di bidang Economics & Finance dari Boston University, USA pada tahun 1992.

Wanita yg akrab disapa Fili ini menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran sejak tahun 2019. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Moneter sejak 2013 sampai 2015 dan Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial selama empat tahun sejak 2015 hingga 2019.

Sedangkan Dwi Pranoto mengawali karirnya di Bank Indonesia pada 1988. Pria kelahiran 1963 ini pernah menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI Wilayah III (2012-2013), Kepala Perwakilan BI Wilayah IV (2013-2014), Kepala Departemen Regional II (2014-2019). Sejak tahun 2019 sampai dengan saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen Regional. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

54 mins ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

1 hour ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

2 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

6 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

15 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

15 hours ago