Categories: Nasional

Jokowi Sebut Investasi di IKN Ibarat Beli Masa Depan, Ini Alasannya

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, investasi di IKN seperti membeli masa depan dan perbankan memiliki peran strategi dalam mendukung transformasi ekonomi dan pembangunan.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat meletakaN batu pertama (groundbreaking) Pembangunan Gedung Kantor PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu, 05 Mei 2024.

“Jadi kalau Bank BTN membangun head office-nya atau cabangnya di Nusantara ini tidak salah, tidak keliru. Karena, memang akan banyak sekali dibutuhkan pembiayaan untuk investasi di properti di Ibu Kota Nusantara ini,” kata Jokowi, dalam keterangan tertulis, Rabu, 5 Mei 2024.

Baca juga: Kepala Otorita Mundur, Wapres: Pembangunan IKN Tetap Berjalan

Selain itu, Jokowi juga meyakini bahwa kualitas udara di Ibu Kota Nusantara akan lebih baik dibandingkan dengan Jabodetabek, karena akan pemanfaatan energi hijau bagi kendaraan yang akan melintas di IKN.

“Saya meyakini pasti sekitar di 20-an. Apalagi nanti kalau sudah kendaraan, kendaraan, kendaraan yang combastion sudah tidak boleh, yang diperbolehkan hanya electric vehicle, akan nol. Karena penggunaan energi di sini juga yang diperbolehkan adalah energi hijau. Inilah konsep Nusantara ke depan,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Jokowi juga optimis dapat merayakan HUT RI ke-79 pada agustus di Kawasan Ibu Kota Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Baca juga: Moeldoko Bantah Dana Tapera untuk Biayai Makan Gratis dan IKN

“Untuk persiapan tujuh belasan sudah hampir final, enggak ada masalah di lapangan. Tadi kita cek satu per satu dari lokasi venue, kemudian tata urut upacara, semuanya sudah enggak ada masalah. Nanti pembangunan kira-kira pertengahan Juli yang di sini sudah siap dan akan mulai untuk persiapan 17 Agustus,” bebernya.

Pihaknya juga optimis kantor Presiden akan selesai pada bulan Juli, sambil menunggu pengerjaan pompa air dari Bendungan Sepaku Semoi.

“Sangat optimis untuk kantornya, ini masih nunggu satu, air. Kemarin sudah kita resmikan Bendungan Sepaku, tinggal ini nunggu pompa. Pompa untuk menaikan air, kemudian dialirkan ke bangunan, ke rumah-rumah yang ada di Ibu Kota Nusantara,” pungkasnya.

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

27 mins ago

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 ke 4,7 Persen, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More

27 mins ago

GrabX 2026

Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More

31 mins ago

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

51 mins ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

55 mins ago

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 jadi 4,7 Persen

Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More

1 hour ago