Categories: Nasional

Jokowi Resmi Lantik 6 Menteri Baru

Kondisi perekonomian yang saat ini mengalami kelesuan, membuat Presiden Jokowi merasa harus melakukan reshuffle Kabinet Kerjanya. Rezkiana Nisaputra

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya resmi melakukan reshuffle Kabinet Kerja dan melantik 6 (enam) Menteri baru di Istana Negara. Reshuffle Kabinet Kerja Jokowi dilakukan sejalan dengan perekonomian nasional yang melambat dan tertekannya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Adapun 6 Menteri baru yang di lantik oleh Presiden Jokowi, yakni Darmin Nasution sebagai Menko Perekonomian, Rizal Ramli  sebagai Menko Kemaritiman, Pramono Anung sebagai Seskab, Sofyan Djalil Kepala Bappenas, Luhut Binsar Pandjaitan menjadi Menko Polhukam, dan Thomas Lembong menjadi Menteri Perdagangan.

Dalam pelantikan tersebut, Darmin Nasution menjadi Menko Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil yang di geser untuk menjadi Kepala Bappenas menggantikan Andrinof Chaniago. Lalu Rizal Ramli menggantikan posisi Indroyono Soesilo sebagai Menko Kemaritiman, kemudian Pramono Anung menggantikkan Andi Widjajanto sebagai Seskab.

Selain itu, Thomas Lembong menggantikan Rachmat Gobel sebagai Menteri Perdagangan, dan Luhut Binsar Pandjaitan menjadi Menko Polhukam menggeser Tedjo Edhy. Dengan adanya pelantikan 6 Menteri tersebut oleh Presiden Jokowi, diharapkan kinerja 6 Menteri baru ini dapat bekerja lebih baik jika dibandingkan dengan orang yang menjabat sebelumnya.

Saat pelantikan berlangsung, Menteri-Menteri baru ini langsung bersumpah di depan hadapan Presiden Jokowi untuk dapat bekerja lebih maksimal lagi. Setelah sumpah jabatan dilakukan, lagu Indonesia Raya pun di lantunkan dan 6 Menteri dengan mengenakan jas hitam ikut bernyanyi sembari menundukkan kepala. (*)

@rezki_saputra

Apriyani

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

1 hour ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

2 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

2 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

2 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

3 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

5 hours ago