Potensi Penjualan E-commerce Indonesia Capai US$7 Miliar
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melihat perdagangan di dalam negeri telah mengalami pergeseran, seiring terus bertumbuhnya ekonomi digital atau e-commerce yang ditandai dengan bermunculannya situs belanja daring. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi masyarakat telah bergeser ke yang lebih efisien dan fleksibel.
”Ada perubahan gaya hidup, konsumsi, konsumen di ekonomi digital,” ujar Jokowi di Jakarta Convention Center, Rabu, 20 September 2017.
Jokowi mengungkapkan, bahwa pergeseran perdagangan ke belanja daring ini sejalan dengan perkembangan teknologi yang pesat, sehingga semuanya serba digital. Saat ini penjualan produk melalui toko fisik sudah menuju online, dan tanpa membuka toko fisik.
“Dari pada orang jauh-jauh ke toko atau ke mal, kena macet di jalan, mengantre di kasir, sekarang cuma keluarkan HP buka aplikasi langsung pesan dan bayar dalam aplikasi, barang diantar sampai di rumah,” ucap Jokowi.
Lebih lanjut dia menambahkan, selain pergeseran konsumsi, Indonesia saat ini juga mengalami pergeseran pola kerja, di mana anak-anak muda banyak bekerja di sektor ekonomi digital yang waktunya fleksibel dan sangat dinamis. Hal ini juga mengikuti perkembangan teknologi yang terjadi.
“Perubahan bukan hanya pola konsumsi tapi juga pola kerja. Ini akan berubah semuanya dan pola produksi akan ada perubahan. Hati-hati pengusaha, ini peluang bukan ancaman,” tutup Jokowi. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More