News Update

Jokowi Minta OJK Kaji Penurunan Bunga Bank Mikro Nelayan Jadi 3%

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengkaji kemungkinan bagi  lembaga keuangan mikro nelayan atau bank mikro nelayan bisa menurunkan bunganya menjadi 3 persen kepada nelayan dari posisi yang saat ini sebesar 7 persen.

Dengan begitu, kata Jokowi, para nelayan yang membutuhkan modal tidak dibebani oleh bunga yang masih tergolong tinggi ini. Sehingga, nantinya, para nelayan-nelayan ini tidak lagi segan untuk melakukan pinjaman ke bank mikro untuk mengembangkan usahanya di bidang perikanan tersebut.

“Ini kan BLU (Badan Layanan Umum), kan enggak cari untung. Duitnya juga dari APBN, tapi yang penting jangan habis, tapi bisa bergulir di nelayan, bisa dipakai untuk kegiatan-kegiatan nelayan,” ujarnya seperti dikutip dariblaman Setkab, di Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018.

Lebih lanjut dirinya mengingatkan, bahwa tujuan pemerintah mendirikan lembaga keuangan mikro nelayan tersebut fungsinya adalah untuk memberikan ruang kepada nelayan, agar saat para nelayan ingin membutuhkan modal bisa langsung ke bank mikro dan tak lagi ke rentenir.

“Kita harapkan apa yang sering dikeluhkan nelayan setiap saya turun ke bawah atau saya undang ke Istana, yang disampaikan selalu permodalan, pembiayaan, Pak. Bolak-balik itu terus,” ucap Jokowi.

Di lain sisi Presiden Jokowi juga berpesan agar nelayan berhati-hati dalam mengelola dana pinjamannya. “Gunakan seluruhnya untuk modal kerja, modal usaha. Jangan melang-meleng ke mana-mana, dipakai untuk beli TV, beli kulkas, beli mobil, beli motor,” tegasnya.

Kalau para nelayan sudah mendapatkan keuntungan, lanjut Jokowi, maka keuntungan dari hasil tersebut dapat disimpan. “Sudah terkumpul mau beli mobil, mau beli kulkas, mau beli TV yang gede, mau beli kulkas, mau beli rumah yang gede, silakan,” tutup Presiden Jokowi. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Pengaruh Perang Iran terhadap Politik Pemilihan Legislatif Sela AS

Oleh Mahendra Siregar, Pengamat Geopolitik SEPANJANG sejarah 100 tahun terakhir, Amerika Serikat (AS) tidak pernah… Read More

2 mins ago

Bank Raya Paparkan Kinerja 2025, Transformasi Bank Digital Kian Menguat

Poin Penting PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatat penyaluran kredit digital Rp28,75 triliun pada 2025… Read More

41 mins ago

Renovasi Atap Panti Asuhan di Serang, Tugure Tegaskan Komitmen CSR Berkelanjutan

Poin Penting Tugure merenovasi atap Panti Asuhan Al Arif di Serang yang sebelumnya rusak dan… Read More

1 hour ago

LPEM UI Sarankan BI Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen, Ini Alasannya

Poin Penting LPEM UI menyarankan BI mempertahankan suku bunga 4,75% pada RDG Maret 2026 di… Read More

1 hour ago

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 T ke Pegadaian, Total Pembiayaan Capai Rp25,1 T

Poin Penting BNI menambah fasilitas kredit Rp10 triliun kepada Pegadaian, sehingga total pembiayaan mencapai Rp25,1… Read More

2 hours ago

BSI Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital bagi Pemudik

Menyambut puncak arus mudik Lebaran, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan delapan Posko Mudik… Read More

2 hours ago