UMKM perlu dukungan kredit. (Foto: dok Infobank)
Dalam sisa tahun 2015, penyaluran KUR diharapkan Jokowi bisa ditingkatkan lewat berbagai terobosan. Paulus Yoga
Jakarta–Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa dimaksimalkan dalam tiga bulan terakhir tahun ini, untuk mengejar target Rp30 triliun.
Jokowi berharap agar ada langkah-terobosan yang penting sehingga pelaku usaha mikro, kecil dan menengah betul-betul bisa mendapatkan permodalan. Sampai saat ini penyaluran KUR masih jauh dari target dengan realisasi Rp4,02 triliun.
“Pelaku usaha kecil, usaha mikro, menengah ini harus dilindungi dan diperkuat sehingga mempunyai daya saing,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada rapat terbatas yang membahas masalah KUR, di kantor Presiden sebagaimana dimuat laman Sekretaris Kabinet di Jakarta, Senin, 5 Oktober 2015.
Ia menjelaskan, bunga KUR sendiri sudah diturunkan dari 22% menjadi 12% dengan target penyaluran sebesar Rp30 triliun pada tahun ini. Sementara dengan penurunan bunga menjadi 9% pada tahun depan, ruang penyaluran KUR bisa meningkat jadi Rp90 triliun.
“Tetapi dalam waktu yang pendek ini, saya ingin yang Rp30 triliun itu bisa betul-betul bersih bisa disalurkan sehingga bisa memperkuat, melindungi usaha-usaha mikro kita, dan juga bisa menggerakkan ekonomi yang ada di bawah,” tukas Jokowi.
Dalam rapat tersebut, ia meminta semua menteri, semua bank berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan sehingga ada kelonggaran dalam relaksasi aturan dalam rangka mendukung program KUR itu. (*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More