News Update

Jokowi Laporkan Tudingan Ijazah Palsu ke Polisi, 5 Orang Ini Ikut Terseret

Jakarta – Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melaporkan sejumlah nama ke Polda Metro Jaya terkait polemik ijazah palsu yang ditujukan kepadanya.

Jokowi sendiri membuat laporan di Subdirektorat Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada pukul 10.15-12.25 WIB.

Adapun pelaporannya tersebut berkaitan dengan pasal 310 tentang pencemaran nama baik dan penghinaan serta Pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik.

Baca juga : Susunan ‘Obesitas’ BPI Danantara: Ada Jokowi, SBY, Thaksin, Jaksa Agung, hingga Ketua KPK

Kuasa Hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengungkapkan bahwa lima orang dilaporkan berinisial RS, ES, RS, T, dan K. Mereka diduga terlibat dalam tuduhan ijazah palsu terhadap Jokowi.

Berdasarkan inisial tersebut, diduga terlapor antara lain mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, Ahli Digital Forensik Rismon Siregar, seorang dokter bernama Tifauziah Tyassuma, pemerhati politik Rizal Fadillah, dan satu orang lainnya berinisial K.

“Dalam lidik dari 24 objek itu memang ada lima yang kita duga, paling tidak ikut terlibat dalam tidak pidana yang kami laporkan,” jelasnya, Rabu, 29 April 2025.

Baca juga : Jokowi Respons Instruksi Megawati Larang Kepala Daerah PDIP Reatreat ke Magelang

Nama-nama tersebut, kata dia, sudah diserahkan ke penyidik. Pihaknya pun menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk menjelaskan lebih lanjut duduk perkaranya.

Sementara itu, Jokowi menjelaskan alasan mengapa baru melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, meskipun polemik ijazah palsu sudah ramai diperbincangkan publik sejak lama.

Ia menilai bahwa masalah seperti ini perlu dibawa ke ranah hukum agar menjadi jelas. Meski begitu, Jokowi menganggap perkaranya tergolong ringan.

“Kan dulu masih menjabat, tak pikir sudah selesai. Ternyata masih berlarut-larut jadi lebih baik sekali lagi biar menjadi jelas dan gamblang,” kata Jokowi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

34 mins ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

50 mins ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

1 hour ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More

2 hours ago