sapi limosin
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa sapi dalam rangka Iduladha 1445 Hijriah. Sapi yang disalurkan Jokowi sendiri memiliki bobot mulai dari 800 kilogram hingga 1 ton.
“Penyerahan bantuan kemasyarakatan Presiden berupa sapi dalam rangka Hari Raya Iduladha 1445 (Hijriah),” kata Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono yang mewakili Presiden, dikutip laman setkab.go.id, Minggu, 17 Juni 2024.
Heru mengatakan, bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban disalurkan kepada seluruh provinsi di Tanah Air masing-masing satu ekor. Selain itu, pada tahun ini bantuan satu ekor sapi juga diserahkan kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Baca juga: Ngeri! Jokowi Wanti-wanti Dunia Menuju Neraka Iklim
“Jumlahnya adalah semua provinsi mendapatkan satu, termasuk OIKN satu, dan beberapa arahan khusus Bapak Presiden. Mungkin termasuk beberapa nanti di OIKN sesuai arahan beliau kita tambahkan sapi,” jelasnya.
Bantuan sapi jenis imosin dari Jokowi memiliki berat yang bervariasi mulai dari 800 kilogram hingga satu ton. Dalam hal penyaluran bantuan tersebut, Sekretariat Presiden bekerja sama dengan beberapa dinas terkait untuk memastikan sapi yang disalurkan dalam keadaan sehat dan baik.
“Sekretariat Presiden tentunya bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan setempat dan juga dari Dirjen Kementerian Agama,” tambahnya.
Baca juga: Dunia Diramal Akan Mengalami Kelaparan Berat di 2050, Jokowi Ingatkan Hal Ini
Pihaknya memastikan, semua sapi di dalam rangka pemilihan tersebut melalui rangkaian-rangkaian kesehatan sehingga terhindar dari penyakit yang memang tidak diinginkan.
Harga Sapi Limosin
Diketahui, Jokowi kerap membeli hewan kurban dari pelbagai daerah di Tanah Air. Sapi jenis limosin yang menjadi langganan tiap tahun diketahui dikirim dari daerah Sleman, Yogyakarta.
Adapun, untuk harga satu ekor sapi limosin kisaran Rp70 juta – Rp150 juta. Harga ini disesuaikan dengan harga jual per daerah. Jokowi menyumbangkan sapi kurban di 38 provinsi di Indonesia. (*)
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More
Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More