Nasional

Jokowi Kirim Bantuan Tahap Kedua Untuk Palestina, Nilainya Capai Segini

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa pemerintah akan kembali mengirimkan bantuan tahap kedua kepada warga Gaza, Palestina, pada pekan depan.

Pada bantuan tahap kedua ini, Indonesia mengirimkan bantuan dalam bentuk kebutuhan medis dengan alokasikan Rp31,9 miliar atau setara dengan US$2 juta.

“Pemerintah akan segera berkoordinasi dan menyiapkan pengiriman bantuan tahap berikutnya mengingat tingginya antusiasme masyarakat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina,” kata Jokowi, dikutip Senin, 6 November 2023.

Baca juga: Orasi Lantang di Monas, Anies Baswedan: Free Palestine

Jokowi mengatakan, bantuan yang dikirimkan telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di Gaza. Misalnya saja, alat penjernih air minum yang sangat dibutuhkan karena di Gaza mengalami kesulitan air bersih.

“Kemudian juga alat-alat medis yang diperlukan yang sangat penting yang diperlukan oleh rumah sakit yang ada di Gaza. Juga disiapkan selain bahan-bahan makanan yang memang juga diperlukan, termasuk di dalamnya obat obatan,” tambah Jokowi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan, untuk pengiriman bantuan tahap kedua, pemerintah terus menyiapkannya, termasuk peralatan kesehatan yang besar.

“Tahap kedua, seperti yang Bapak Presiden tadi sampaikan, kita sedang persiapkan, termasuk alat-alat yang cukup besar untuk kesehatan karena concern kita adalah untuk pelayanan kesehatan di sana yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan yang memang tidak gampang,” ujarnya.

Ia menyebut, bahwa sejumlah peralatan medis saat ini tengah dipesan karena stoknya tidak tersedia. Setelah barang tersebut tersedia, maka sesegera mungkin akan dikirimkan bersama dengan bantuan lainnya pada pengiriman tahap kedua tersebut.

“Kita belum tahu tapi barang kan sudah mulai termasuk tadi yang saya sampaikan termasuk barang-barang alat kesehatan yang harus kita pesan,” bebernya.

Baca juga: Jokowi Kirim Bantuan Kemanusian untuk Palestina, Segini Totalnya

Sebelumnya, pada Sabtu (4/11), Presiden Jokowi telah melepas pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Palestina, di Pangkalan TNI Angkatan Udara, Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Pengiriman bantuan tahap pertama tersebut dibawa menggunakan tiga pesawat ini berisi bantuan seberat 51,5 ton yang dibawa menuju Bandara El Arish di Mesir, kemudian akan diteruskan dan disalurkan ke Gaza

Bantuan ini terdiri dari bahan makanan, alat medis, selimut, tenda, dan barang-barang logistik lainnya, yang telah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Gaza. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

34 mins ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

58 mins ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

1 hour ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

3 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

3 hours ago