Proyek Infrastruktur; MRT. (Foto: Paulus Yoga)
Presiden Jokowi meminta agar pihak swasta dapat ikut mendorong pembangunan infrastruktur. Rezkiana Nisaputra
Jakarta–Guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan menyerap anggaran pemerintah lebih cepat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku, pemerintah saat ini tengah fokus pada pembangunan infrastruktur.
Menurut Jokowi, banyak proyek yang sudah dimulai seperti pembangunan jalan, irigasi, waduk dan lain sebagainya. Dia mengatakan, saat ini progres pembangunan cukup baik dan belum menerima laporan proyek yang menghambat pembangunan infrastruktur.
Oleh sebab itu, kata Jokowi, pemerintah meminta agar kepada seluruh masyarakat Indonesia dapat mendukung dan percaya pada pemerintah dalam pembangunan infrastruktur yang hasilnya bisa dirasakan dua atau tiga tahun lagi.
“Ini pembangunan kita terus berjalan, kalau masih ada yang tidak percaya dan meragukan, saya akan tunjukkan mana hasilnya,” ujar Jokowi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 10 Agustus 2015.
Selain itu, Jokowi secara tegas juga mendorong pihak swasta agar dapat ikut membangun infrastruktur. Menurutnya, jika pihak swasta tidak bisa berkontribusi, maka proyek tersebut sepenuhnya akan diberikan kepada perusahaan BUMN.
“Saya mau swasta bergerak. Kalau tidak maka tahapan kedua saya dorong BUMN agar yang lain ikut. Jangan sampai swasta bilang dikit dikit diambil BUMN. Swasta silakan masuk infrastruktur, manufaktur. Kalau tidak masuk saya berikan pada BUMN,” tutupnya. (*)
@rezki_saputra
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More