Lebih lanjut Jokowi juga meminta, khususnya pada kepala daerah untuk dapat membedakan antara inflasi struktural dan inflasi yang disebabkan faktor sementara seperti halnya kenaikan harga yang disebabkan oleh faktor musiman.
Baca juga: Jokowi Apresiasi Kepala Daerah Tekan Inflasi
“Inflasi yang sifatnya struktural, tidak lepas dari efisiensi, bisa menurunkan biaya operasional masing-masing katakanlah 1 persen per tahun dan dalam kurun waktu 15 tahun bisa menurunkan basis harga 15 persen,” jelas Jokowi.
Dalam menekan inflasi struktural tersebut, maka pemerintah harus gencar membangun infrastruktur untuk mempercepat jalur distribusi dan sarana penyimpanan agar pasokan pangan tetap terjaga di setiap daerah. “Jangan pasrah terhadap yang namanya inflasi, kita tekan habis,” tutup Jokowi. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting BCA menambah jaringan dari 1.242 cabang (2021) menjadi 1.270 cabang (Desember 2025) BCA… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More