Categories: Market Update

Jokowi Imbau BEI Untuk Berbenah

Jokowi mengangap pelemahan IHSG karena imbas dari pelambatan ekonomi Dunia. Dwitya Putra

Jakarta–Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) kunjungi Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam memperingati 38 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia, hari ini, Senin, 10 Agustus 2015.

Dalam kunjungannya ini Jokowi menyampaikan sikap optimis meski saat ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai acuan bursa indonesia tengah melemah.

Pelemahan tersebut katanya merupakan imbas dari melambatnya perekonomian dunia.

“Pelemahan tidak hanya terjadi di bursa Indonesia tapi juga di bursa negara-negara lainnya,” katau Jokowi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam rangka ulang tahun bursa Indonesia yang ke 38 ini, BEI diimbau harus berbenah diri dan memperkuat inklusif investasi dalam negeri.

“Saya yakin pasar modal kita kuat dan kokoh untuk menghadapi dana asing yang keluar. Terus kita jaga kepercayaan pasar,” ujarnya. (*)

@dwitya_putra14

Paulus Yoga

Recent Posts

IHSG Dibuka Menguat 0,61 Persen ke Posisi 7.351

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,61 persen ke level 7.351,99 pada awal perdagangan, melanjutkan tren… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Menguat, Investor Terus Cermati Gencatan Senjata Konflik AS-Iran

Poin Penting Rupiah menguat tipis ke Rp17.083 per dolar AS di awal perdagangan, didorong pelemahan… Read More

1 hour ago

Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini (10/4) Anjlok Berjamaah, Cek Rinciannya

Poin Penting Harga emas di Pegadaian pada 10 April 2026 kompak turun untuk tiga produk:… Read More

1 hour ago

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan pada awal pekan, dengan level support 7.084–7.191 dan resistance… Read More

2 hours ago

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

11 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

12 hours ago