Investor Sambut Positif Deklarasi Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mendorong pengembangan koperasi. Ia mengatakan, dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat, semua koperasi di Indonesia harus berbenag diri. Untuk itu, Jokowi menyarankan para pelaku usaha koperasi di Indonesia untuk saling bergabung, sehingga akan membuat sebuah usaha memiliki skala ekonomi yang tinggi.
“Negara saja bergabung kok, ya kan? Uni Eropa bergabung, TPP bergabung, RCEP bergabung, ASEAN bergabung. Kalau kita dan koperasi yang kecil tidak bergabung, akan jadi apa kita?” kata Jokowi.
Pernyataan Jokowi tersebut menanggapi laporan Menteri Koperasi dan UKM yang menyebutkan bahwa saat ini ada 212 ribu koperasi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, yang aktif hanya 150 ribu. Artinya, sekitar 62 ribu tidak aktif. “Ini potret yang harus kita sampaikan apa adanya. Tapi kita harus memperbaiki, harus dibenahi,” ungkap Jokowi
Dengan bergabungnya para pelaku usaha koperasi ke dalam satu kesatuan, lanjut Presiden, maka akan diperoleh kemudahan pembiayaan dari pihak perbankan. Selain itu, rencana bisnis juga akan lebih mudah untuk dibuat.
“Dapatnya kalo pinjam tidak hanya Rp20 juta, karena bareng-bareng pinjamnya bisa seperti korporasi, Rp2 triliun-Rp3 triliun. Ini yang bisa efisien dan bisa bersaing,” jelasnya lagi.
Poin Penting OJK mencatat 24 penyelenggara pindar memiliki TWP90 di atas 5 persen per November… Read More
Poin Penting IPR Desember 2025 diperkirakan tumbuh 4,4% (yoy), ditopang konsumsi Natal dan Tahun Baru.… Read More
Poin Penting IHSG sesi I menguat 0,13% ke level 8.947,96, didukung pergerakan mayoritas saham yang… Read More
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga TEPAT 8 Januari 2026 akhirnya pemerintah melakukan konferensi… Read More
Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More
Poin Penting Universal BPR Fun Run 5K 2026 menjadi ajang silaturahmi, edukasi, dan penguatan UMKM… Read More