Jokowi-JK; Pulihkan kepercayaan pasar. (Foto: Erman)
Reshuffle di jajaran menteri menjadi salah satu solusi bagi presiden untuk memperbaiki kinerja pemerintahan. Paulus Yoga
Jakarta–Penggantian jajaran menteri atau reshuffle kabinet kerja dinilai berbagai pihak perlu dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendorong kinerja pemerintah.
Menurut sumber Infobank di Jakarta, kemarin malam, Selasa, 11 Agustus 2015, Jokowi telah memanggil sejumlah Menteri. Rencananya Presiden Jokowi akan mengumumkannya pada sore ini (Rabu, 12 Agustus 2015).
Para menteri yang dipanggil, antara lain Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edy Purdjianto, Menteri Kemaritiman Indroyono Soesilo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, dan Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, serta Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto.
Menurut sumber nama Sofyan Djalil kuat akan menggantikan Andrinof Chaniago, sementara Darmin Nassution dan Rizal Ramli mengemuka untuk menggntikan Sofyan Djalil sebagai Menko Perekonomian.
Dari nama-nama menteri yang diganti oleh Presiden Jokowi, hanya Tedjo yang terafiliasi dengan partai politik, yakni Partai Nasional Demokrat. “Kabarnya, pergantian ini untuk memulihkan kepercayaan pasar,” ucap Direktur Biro Riset Infobank, Eko B. Supriyanto mengomentari reshuffle. (*)
@bangbulus
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More