Kesiapan SDM Jadi Peran Penting Antisipasi Revolusi Industri 4.0
Banten — Perkembangan bisnis perdagangan secara elektronik (e-commerce) pada saat ini tentu sudah tidak dapat terlepas dari kehidupan sehari-hari. Hal tersebut seiring dengan berkembangnya teknologi digital yang semakin pesat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai pergeseran perdagangan dari offline ke online sudah tidak dapat dihindari, namun pelaku usaha tradisional harus menyambut baik pergeseran tersebut guna meningkatkan pasar perdagangan nasional.
“Antisipasi terhadap pergeseran perdagangan dari offline ke online, perubahan digital sudah tidak bisa dilawan, dan harus dirangkul untuk meningkatkan perdagangan kita,” kata Jokowi pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang Banten, Rabu, 11 Oktober 2017.
Jokowi sendiri juga mengusulkan agar para pelaku usaha jeli memanfaatkan internet untuk penjualan produknya. Salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi virtual reality pada pengenalan produk nasional. “Contoh, kita kenapa tidak buat virtual showroom, jadi interaksinya bisa langsung tanpa harus menunggu expo,” kata Jokowi.
Sementara Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita juga beranggapan, pelaku e-commerce harus dipelihara dengan baik guna terciptanya pasar perdagangan yang kondusif. “Online keniscayaan yang tidak bisa dihentikan serta e-commerce itu sesuatu hal yang kita harus pelihara,” kata Enggar. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More