Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Kunjungan Kerja Perdana Menteri Papua Nugini James Marape di Istana Bogor Jawa Barat, Senin (15/07/2024). (Foto: Humas Setkab)
Jakarta – Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini (PNG) James Marape membahas sejumlah isu penting terkait kerja sama bilateral dan Kawasan Pasifik.
Dalam pertemuan keduanya yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (15/7), Jokowi menekankan pentingnya memperkuat kerja sama antara Indonesia dan PNG antara lain dalam bidang pertahanan, energi, hingga perdagangan.
“Berlakunya perjanjian kerja sama pertahanan sangat penting untuk memperkuat keamanan kedua negara. Indonesia juga menyambut baik pelaksanaan joint business forum yang kedua dan penandatanganan dua MoU lintas batas darat untuk angkutan penumpang dan barang yang penting untuk meningkatkan ekonomi dan mempererat hubungan antara warga di perbatasan,” kata Jokowi, dikutip laman presidenri.go.id, Selasa, 16 Juli 2024.
Baca juga: Para Menteri Jokowi Beda Suara Soal Pembatasan Pembelian BBM Bersubsidi
Eks Wali Kota Solo itu juga menyoroti pentingnya kelanjutan pembahasan preferential trade agreement. Hal tersebut penting untuk meningkatkan perdagangan antara Indonesia dan PNG.
“Pembaharuan perjanjian kerja sama kesehatan dan penandatanganan kerja sama pendidikan untuk mempererat kolaborasi dua negara,” jelasnya.
Menurutnya, salah satu pencapaian konkret dari pertemuan ini adalah dimulainya pembangunan jaringan listrik oleh PLN di perbatasan Skouw-Wutung. Presiden memastikan bahwa Wutung telah mendapatkan aliran listrik mulai hari ini.
“Terkait pembangunan jaringan listrik oleh PLN di perbatasan Skouw-Wutung, dapat saya sampaikan bahwa kerja sama ini dimulai hari ini dan listrik sudah menyala di Wutung pada hari ini,” jelasnya.
Selain itu, Jokowi juga mengatakan bahwa Indonesia juga berkomitmen untuk mendukung pembangunan Papua Nugini dan negara-negara Pasifik lainnya melalui berbagai program hibah yang telah dilakukan dan masih terus berjalan.
Di antaranya adalah renovasi rumah sakit di Port Moresby dan pembangunan fasilitas publik di wilayah Sepik Barat.
Baca juga: Momen Jokowi Berhenti Mendadak Cek Jalan Rusak di Lampung Selatan
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan PM Marape turut membahas terkait pentingnya kerja sama Kawasan Pasifik. Presiden menyebut bahwa Indonesia mengapresiasi dan mengharapkan dukungan PNG dalam kerja sama Pasifik.
“PNG sebagai tetangga dekat dan mitra strategis Indonesia, Indonesia mengapresiasi dan terus mengharapkan dukungan PNG dalam meningkatkan kerja sama dengan Pasifik termasuk MSG (Melanesian Spearhead Group) dan PIF (Pacific Island Forum),” pungkasnya. (*)
Editor : Galih Pratama
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 36.000 bata interlock presisi untuk pembangunan… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More