Teknologi

Jokowi Bawa Misi Making Indonesia 4.0 di Hannover Messe 2023

Hannover – Setelah menempuh perjalanan selama 15 jam, akhirnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan delegasi terbatas tiba di Hannover, Jerman pada Sabtu, 15 April 2023, sekira pukul 20.25 waktu setempat.

Dalam agendanya kali ini, Presiden Jokowi akan menghadiri pameran industri bertajuk Hannover Messe 2023. Indonesia menjadi negara mitra dalam pameran yang akan berlangsung dari 17-21 April 2023.

“Indonesia menjadi negara mitra di Hannover Messe tahun 2023 dan tema yang diusung Indonesia adalah Making Indonesia 4.0,” ujar Jokowi dikutip Minggu, 16 April 2023.

Hannover Messe merupakan pameran industri terbesar di Eropa dan Indonesia adalah negara ASEAN pertama yang menjadi negara mitra resmi atau partner country.

“Saya akan secara resmi membuka Hannover Messe bersama Kanselir Jerman, Olaf Scholz,” lanjut Jokowi.

Selain menghadiri Hannover Messe, Jokowi juga dijadwalkan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman, Olaf Scholz, serta bertemu dengan beberapa pengusaha besar dari Jerman. 

Presiden mengatakan bahwa Jerman merupakan salah satu mitra dagang penting bagi Indonesia di Eropa.

“Jerman adalah mitra dagang dan investasi penting di Eropa. Mitra dagang terbesar di antara negara Eropa dan investor terbesar ke-4 dari kawasan Eropa,” imbuhnya.

Sementara, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Federal Jerman Arif Havas Oegroseno mengatakan, melalui Hannover Messe 2023, Indonesia akan menampilkan sejumlah teknologi industri 4.0 dan peluang investasi sektor industri dari 157 co-exhibitors.

“Indonesia juga akan mengadakan serangkaian kegiatan seperti pembukaan Pavilion Indonesia di Hannover Messe Fairground dengan luas area yang digunakan sekitar 3.000 meter persegi, business summit, Indonesia country night, dan beberapa konferensi bertemakan industri,” ungkap Arif.(*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Trump Deklarasi Perang Besar di Iran, Ini Potensi Dampaknya ke Ekonomi RI

Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More

2 hours ago

SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More

2 hours ago

Istana Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas karena Program MBG

Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More

2 hours ago

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Insentif Naik dan Tunjangan Non-ASN Tembus Rp2 Juta

Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More

2 hours ago

Industri BPD Didorong Adopsi Agentic AI untuk Akselerasi Transformasi Digital

Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More

3 hours ago

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Lewat PLN Mobile Selama Ramadan 2026

Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More

4 hours ago