Jakarta – Airlangga Ketua Golkar dan Sekjen Golkar jadi Menteri. Apakah ini bagian dari kompromi baru? apakah ini bagian dari strategi agar kabinet tidak gaduh, sehingga Jokowi dengan leluasa bisa berbuat apa saja agar programnya jalan.
Menarik mengamati Kabinet Kerja Jokowi di tahun ke empat pemerintahannya. Pagi ini dikabarkan beberapa menteri yang menjabat masih menduduki jabatan politik di partainya.
Airlangga Hartarto misalnya saat ini merangkap dua jabatan sekaligus yakni ketua umum Partai Golkar dan juga Menteri Perindustrian.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Ekonomi dan Industri Nasional ( KEIN) Soetrisno Bachir mengatakan, keputusan tidak diberhentikan Airlangga sebagai menteri merupakan hak prerogatif presiden sebagai pemimpin tertinggi. Namun ia berharap kepada Airlangga untuk berkerja secara fokus dalam pemerintahan.
Sebagai informasi, pada hari ini Joko Widodo melantik empat pejabat tinggi negara, yakni Idrus Marham sebagai menteri sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa, Jendral TNI (Purn) Moeldoko sebagai kepala staf kantor presiden menggantikan Teten Masduki, Jendral TNI Agun Gumela sebagai Watinpres dan Yuyu Sutisna sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). (*)
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More