Jakarta – Airlangga Ketua Golkar dan Sekjen Golkar jadi Menteri. Apakah ini bagian dari kompromi baru? apakah ini bagian dari strategi agar kabinet tidak gaduh, sehingga Jokowi dengan leluasa bisa berbuat apa saja agar programnya jalan.
Menarik mengamati Kabinet Kerja Jokowi di tahun ke empat pemerintahannya. Pagi ini dikabarkan beberapa menteri yang menjabat masih menduduki jabatan politik di partainya.
Airlangga Hartarto misalnya saat ini merangkap dua jabatan sekaligus yakni ketua umum Partai Golkar dan juga Menteri Perindustrian.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Ekonomi dan Industri Nasional ( KEIN) Soetrisno Bachir mengatakan, keputusan tidak diberhentikan Airlangga sebagai menteri merupakan hak prerogatif presiden sebagai pemimpin tertinggi. Namun ia berharap kepada Airlangga untuk berkerja secara fokus dalam pemerintahan.
Sebagai informasi, pada hari ini Joko Widodo melantik empat pejabat tinggi negara, yakni Idrus Marham sebagai menteri sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa, Jendral TNI (Purn) Moeldoko sebagai kepala staf kantor presiden menggantikan Teten Masduki, Jendral TNI Agun Gumela sebagai Watinpres dan Yuyu Sutisna sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). (*)
Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More
Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More
Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More
Mandiri menghadirkan Program Mudik Bersama Gratis melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis, termasuk BP BUMN… Read More
Selain itu, IFG juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti perlindungan asuransi, layanan pemeriksaan kesehatan, serta… Read More
Taspen memberangkatkan sebanyak 1.400 pemudik menggunakan 35 bus menuju berbagai daerah tujuan, program mudik gratis… Read More