Moneter dan Fiskal

Jokowi Apresiasi Kepala Daerah Tekan Inflasi

Jakarta–Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kepala daerah yang mampu menekan inflasi di wilayahnya dan telah membawa Indonesia masuk ke dalam era inflasi rendah. Hal ini tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) sejak 2015 hingga pertengahan 2017 yang menunjukkan bahwa inflasi terus mengalami penurunan dan terjaga.

Demikian pernyataan Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2017, di Jakarta, Kamis, 27 Juli 2017. Menurutnya, ada beberapa kunci dalam mengelola ekonomi di kabupaten, kota, provinsi, hingga dalam lingkup negara yaitu menggenjot pertumbuhan ekonomi dan menekan inflasi.

Baca juga: Ini 5 Tantangan Jaga Era Inflasi Rendah

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) laju inflasi tertinggi pernah terjadi pada 2013 silam yang mencapai 8,38 persen. Lalu di 2014 inflasi turun namun tak signifikan menjadi 8,36 persen. Kemudian di 2015 inflasi turun signifikan menjadi 3,35 persen dan di 2016 inflasi turun kembali menjadi 3,02 persen.

“Artinya kita sudah mulai masuk era inflasi rendah di negara kita, ini berkat saudara semuanya (kepala daerah) yang tahu betul apa itu fungsi inflasi,” ujar Jokowi.

Sementara terkait dengan pertumbuhan ekonomi, Jokowi menilai, Indonesia di dalam negara G20 berada pada tiga besar di bawah India dan Tiongkok. Namun demikian, hal ini perlu ditingkatkan lagi, dimana kuncinya yakni dengan mendorong daya beli masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi sangat tergantung pada konsumsi, oleh sebab itu, daya beli rakyat harus tetap jaga pada posisi yang kita inginkan,” ucap Jokowi. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

2 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

2 hours ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

2 hours ago

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Rp2 Triliun, untuk Apa?

Poin Penting Dedi Mulyadi ajukan pinjaman daerah Rp2 triliun akibat kapasitas fiskal Jabar turun hampir… Read More

3 hours ago

Bank Panin Bukukan Laba Bersih Rp2,87 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More

4 hours ago

BNI Siapkan Rp23,97 Triliun Uang Tunai Jelang Lebaran 2026

Poin Penting BNI siapkan uang tunai Rp23,97 triliun untuk kebutuhan transaksi Ramadan dan Lebaran 2026… Read More

4 hours ago