Optimisme Pasar Modal Indonesia. (Foto: BEI)
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menggencarkan pembangunan infrastruktur di tanah air. Untuk merealisasikan keingininannya tersebut Presiden Indonesia ke tujuh ini pun sadar jika akan membutuhkan dana yang sangat besar.
Dengan begitu, dirinya pun terus mendorong agar anak-anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mencari dana melalui pasar modal dengan melaksanakan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).
Pasalnya, kebanyakan proyek pembangunan infrastruktur ditangani oleh anak-anak usaha BUMN tersebut.
“Kita juga akan mendorong, utamanya anak-anak perusahaan BUMN agar juga bisa listed karena butuh pembiayaan yang besar untuk pembangunan infrastruktur,” kata Jokowi di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa, 4 Juli 2017.
Menurutnya, memang untuk membangun infrastruktur bisa saja diperoleh dari pinjaman. Namun, dengan adanya pasar modal maka bisa menjadi alternatif pendanaan.
“Jangan semua dari pinjaman kan bisa juga dari bursa,” tutupnya. (*)
Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More
Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More
Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More
Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan biaya haji 2026 turun Rp2 juta meski harga avtur naik. Kenaikan… Read More
Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More