Ekonomi dan Bisnis

Joji Yamamoto Ditunjuk jadi Presiden Direktur NEC Indonesia

Jakarta – PT NEC Indonesia (NEC Indonesia) telah menunjuk Joji Yamamoto sebagai Presiden Direktur yang baru.

Sebelum pengangkatannya, Yamamoto
adalah Presiden NEC Filipina. Yamamoto telah malang melintang di industri ICT (Information and Communication Technology) Asia selama lebih dari 20 tahun, termasuk pengalamannya di NEC Corporation Thailand selama 4 tahun.

Bukanlah kali pertama Yamamoto ditugaskan di Indonesia, selama tahun 1995 – 2002, dia turut berperan dalam Bisnis Operator NEC Indonesia dimana dia memperoleh pengalaman dan pengetahuan berharga tentang market di Indonesia.

“Saya merasa terhormat dan bersemangat untuk memimpin NEC Indonesia dalam situasi new normal. Kita menyaksikan kebangkitan ekonomi digital di seluruh dunia, dan Indonesia juga telah membuat kemajuan pesat dalam proses digitalisasi. Saya berharap dapat bekerja sama dengan mitra dan pelanggan NEC Indonesia dalam beberapa waktumendatang, sehingga seluruh pihak yang terlibat dapat menciptakan solusi yang mendukung keberhasilan kita bersama di era digital ini,” ujar Joji Yamato, Presiden Direktur NEC Indonesia, Senin, 10 Mei 2021.

PT NEC Indonesia sendiri telah menghadirkan teknologi terbaru yang dikembangkan oleh NEC
Corporation dan menyesuaikan produknya untuk memenuhi kebutuhan spesifik pasar Indonesia.

NEC Indonesia berfokus pada peningkatan kekuatannya dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), termasuk teknologi otentikasi biometrik untuk mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan dengan menawarkan solusi yang memecahkan masalah pelanggannya dan memajukan penyelesaian masalah sosial yang sejalan dengan nilai-nilai sosialnya, yaitu keselamatan, keamanan, keadilan, dan efisiensi untuk mempromosikan dunia yang lebih berkelanjutan di mana setiap orang memiliki kesempatan untuk mencapai potensi penuh mereka. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini (10/4) Anjlok Berjamaah, Cek Rinciannya

Poin Penting Harga emas di Pegadaian pada 10 April 2026 kompak turun untuk tiga produk:… Read More

20 mins ago

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan pada awal pekan, dengan level support 7.084–7.191 dan resistance… Read More

27 mins ago

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

10 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

11 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

12 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

12 hours ago