Jakarta–Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berharap tingkat bunga perbankan dalam negeri ke depan bisa rendah. Dengan begitu, pasar modal dalam negeri akan berkembang.
Dirinya menilai, sejauh ini dengan bunga bank yang tinggi pasar modal sulit bersaing dengan perbankan. Pasalnya, masyarakat cenderung memanfaatkan deposito daripada membeli saham.
“Kita juga tentu mengharapkan pasar modal lebih kuat, tapi saya selalu katakan kepada Ketua OJK bahwa kita antara perbankan dan pasar modal bisa saling bersaing atau saling membantu. Pasar modal tidak mungkin berkembang dengan baik apabila bunga tinggi,” kata JK di Hotel Fairmont Jakarta, Jumat malam, 13 Januari 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More