Jakarta–Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berharap tingkat bunga perbankan dalam negeri ke depan bisa rendah. Dengan begitu, pasar modal dalam negeri akan berkembang.
Dirinya menilai, sejauh ini dengan bunga bank yang tinggi pasar modal sulit bersaing dengan perbankan. Pasalnya, masyarakat cenderung memanfaatkan deposito daripada membeli saham.
“Kita juga tentu mengharapkan pasar modal lebih kuat, tapi saya selalu katakan kepada Ketua OJK bahwa kita antara perbankan dan pasar modal bisa saling bersaing atau saling membantu. Pasar modal tidak mungkin berkembang dengan baik apabila bunga tinggi,” kata JK di Hotel Fairmont Jakarta, Jumat malam, 13 Januari 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting IHSG menguat signifikan 3,39% ke level 7.207 pada sesi I, didorong sentimen positif… Read More
Poin Penting Kemenkop dan MUI berkolaborasi untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui koperasi berbasis syariah.… Read More
Poin Penting: Pemerintah menahan harga BBM subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat dan mencegah perlambatan… Read More
Poin Penting Adira Finance membagikan dividen Rp772,37 miliar (Rp630/saham) atau sekitar 50 persen dari laba… Read More
Poin Penting Pemerintah menyiapkan injeksi likuiditas Rp100 triliun ke bank-bank Himbara untuk menjaga stabilitas sistem… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk… Read More