JK; Bakal buka Munas Kadin. (Foto: Erman)
Jakarta–Dalam rangka penetapan program organisasi untuk pengembangan perekonomian nasional serta memilih Ketua Umum Kadin untuk periode 2015-2020, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Bandung, Jawa Barat pada 23-24 November 2015.
Ketua Pelaksana Munas VII Kadin, Carmelita Hartoto mengatakan, rencananya, Munas Kadin tersebut akan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan dihadiri oleh sekitar 2000 orang peserta dan peninjau dari kalangan dunia usaha serta para pemangku kepentingan lainnya, seperti pemerintah dan para duta besar negara-negara sahabat.
“Dari daerah-daerah yang mengajukan untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Munas, Bandung terpilih dari pertimbangan berbagai aspek yang sudah ditentukan panitia,” ujar Carmelita dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 20 November 2015.
Dirinya berharap, agar pelaksanaan Munas Kadin ini bisa berjalan dengan baik di Bandung. Panitia, kata dia, telah bekerjasama dengan pihak-pihak pengamanan terkait dan mengkoordinasikan Kadin Pusat dan Kadin Jawa Barat dalam penyelenggaraan Munas, serta didukung oleh pemerintah daerah.
Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua Pengarah Munas VII Kadin, Suryani Motik menambahkan, Munas adalah agenda lima tahunan Kadin yang salah satu agendanya merupakan pemilihan Ketua Umum Kadin Indonesia. “Panitia sudah menetapkan dari pendaftaran calon ketua umum, ada dua kandidat yang maju untuk pemilihan ketua umum Kadin,” tukasnya.
Lebih lanjut dia menyebutkan, Rachmat Gobel dan Rosan P. Roeslani merupakan kandidat resmi pemilihan ketua umum kadin di periode ini. Kedua kandidat tersebut, nantinya akan memperebutkan 132 total suara, terdiri dari 30 suara Asosiasi-asosiasi dan 102 suara dari Kadin Provinsi seluruh Indonesia.
Seperti diketahui, Suryo Bambang Sulisto menjabat sebagai Ketua Umum Kadin untuk periode 2010-2015. Dia mengharapkan agar ketua umum yang terpilih nanti bisa membawa Kadin menjadi lebih baik dan berkontribusi aktif dalam pembangunan perekonomian nasional.
“Sebagai mitra pemerintah, kata dia, Munas kali ini sangat penting untuk lima tahun ke depan. Kita harapkan yang terpilih dapat mengemban amanah dunia usaha Indonesia agar bisa meningkatkan kemitraannya dengan pemerintah,” ungkap Suryo. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More
Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More