Headline

Jiwasraya Ganti Direksi: Mahelan, Angger dan Farid Masuk

Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memutuskan untuk merombak jajaran direksi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Ada 3 (tiga) nama baru yang masuk jajaran direksi Jiwasraya yakni Mahelan, Angger dan Farid.

Berdasarkan keterangan yang diterima Infobank di Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020 menyebutkan, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) diputuskan untuk menambah posisi direksi Jiwasraya yakni Direktur SDM yang akan diisi oleh Mahelan. Dengan demikian jumlah direksi Jiwasraya menjadi 6 (enam).

Selain Mahelan, dua nama baru lainnya yakni Angger yang akan mengisi posisi Direktur Teknik menggantikan Rianto Ahmadi. Kemudian, Farid yang akan mengisi posisi Direktur Keuangan menggantikan Danang Suryono. Sedangkan direksi lainnya masih tetap pada posisinya masing-masing.

Pergantian direksi Jiwasraya ini sehubungan dengan telah ditetapkannya Keputusan Menteri BUMN dalam RUPS PT Asuransi Jiwasraya Nomor SK-78/MBU/O3/2020 tanggal 18 Maret 2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Dengan demikian, berikut jajaran direksi Asuransi Jiwasraya yang baru:

Direktur Utama: Hexana Tri Sasongko

Direksi Pemasaran: Fabiola Noralita Sondakh

Direktur Teknik: Angger P Yuwono*

Direktur Pemasaran Korporat: Indra Widjaja

Direktur Keuangan: Farid*

Direktur SDM: Mahelan*

Adapun jika dilihat dari kinerja keuangannya per akhir 2019, pendapatan premi PT Asuransi Jiwasraya menurun. Hingga 2019, Jiwasraya mencatatkan premi bruto Rp3,19 triliun atau turun 70,07% bila dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya yang mampu mencapai Rp10,66 triliun.

Sedangkan untuk hasil investasi Jiwasraya pun minus Rp10,73 triliun, dibanding tahun 2018, minus hasil investasi Jiwasraya masih lebih rendah yakni sebesar Rp2,79 triliun. Selain itu, ekuitas atau modal perusahaan pun ikut minus sebesar Rp28,77 triliun pada 2019 lalu.

Untuk jumlah liabilitas Jiwasraya mencapai Rp50,85 triliun dan jumlah aset masih sebesar Rp22,07 triliun. Jiwasraya masih mempunyai total 4,56 juta nasabah baik dari bisnis ritel, korporasi maupun digital insurance. Jika dirinci bisnis ritel terdapat 348.582 peserta, bisnis korporasi 4,21 juta peserta dan digital insurance 2.675 peserta. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

2 hours ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

3 hours ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

12 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

12 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

14 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

15 hours ago