Info Anda

Jiplak Lagu Indonesia, Ini Perbandingan Lirik Halo-Halo Bandung dengan Hello Kuala Lumpur

Jakarta – Kanal Youtube berbahasa Melayu, Malaysia merilis video klip lagu berjudul Hello Kuala Lumpur yang diduga menjiplak lagu asal Indonesia berjudul Halo-Halo Bandung.

Bagaimana tidak, jika didengarkan, kemiripan lagu tersebut sangat identik, mulai dari nada irama hingga melodinya. Bahkan, liriknya hanya diubah sedikit bahkan nyaris serupa dengan dengan karangan Ismail Marzuki tersebut.

Misalnya saja, di awal lagu Hello Kuala Lumpur yang berbunyi Hello Kuala Lumpur, Ibu Kota Keriangan. Sementara, pada lagu Halo-Halo Bandung berbunyi, Halo-Halo Bandung, Ibu Kota Periangan.

Baca juga: Intip Bisnis Milik Ayah Putri Ariani yang Siap Tampil di Final America’s Got Telent 2023

Adapun, pada bagian tengah berbunyi, tidak berjumpa denganmu. Sementara pada lagu yang diduga dijiplak Malaysia, liriknya berganti menjadi tidak berjumpa dengan kau.

Perbandingan Lirik Lagu

Lirik lagu Halo-Halo Bandung

“Halo, halo Bandung// Ibu kota Periangan// Halo, halo Bandung// Kota kenang-kenangan//”
“Sudah lama beta// Tidak berjumpa dengan kau// Sekarang telah menjadi lautan api// Mari, Bung rebut kembali//”.

Lirik lagu Helo Kuala Lumpur

“Hello, Kuala Lumpur// Ibu kota keriangan// Hello, Kuala Lumpur// Kota kenang-kenangan//”
“Sudah lama aku// Tidak berjumpa denganmu// Sekarang sudah semakin maju// Aku suka sekali//”.

Pemerintah Turun Tangan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, bakal menindaklanjuti lagu berjudul Helo Kuala Lumpur yang diduga menjiplak lagu Halo-Halo Bandung.

Baca juga: Gelar Konser di Ketinggian 4.285 mdpl, Freeport Indonesia Pecahkan Rekor MURI

“Nanti biar diproses, karena berkaitan dengan hak cipta itu,” kata Muhadjir di Gedung Kemenko PMK, dikutip Rabu (13/9).

Meski begitu, ia mengaku belum mendengar secara langsung lagu tersebut sehingga belum berani memberikan komentar lebih lanjut terkait lagu Helo Kuala Lumpur. “Tolong dikirimkan saya deh lagunya,” pungkasnya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Pengaruh Perang Iran terhadap Politik Pemilihan Legislatif Sela AS

Oleh Mahendra Siregar, Pengamat Geopolitik SEPANJANG sejarah 100 tahun terakhir, Amerika Serikat (AS) tidak pernah… Read More

3 mins ago

Bank Raya Paparkan Kinerja 2025, Transformasi Bank Digital Kian Menguat

Poin Penting PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatat penyaluran kredit digital Rp28,75 triliun pada 2025… Read More

43 mins ago

Renovasi Atap Panti Asuhan di Serang, Tugure Tegaskan Komitmen CSR Berkelanjutan

Poin Penting Tugure merenovasi atap Panti Asuhan Al Arif di Serang yang sebelumnya rusak dan… Read More

1 hour ago

LPEM UI Sarankan BI Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen, Ini Alasannya

Poin Penting LPEM UI menyarankan BI mempertahankan suku bunga 4,75% pada RDG Maret 2026 di… Read More

1 hour ago

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 T ke Pegadaian, Total Pembiayaan Capai Rp25,1 T

Poin Penting BNI menambah fasilitas kredit Rp10 triliun kepada Pegadaian, sehingga total pembiayaan mencapai Rp25,1… Read More

2 hours ago

BSI Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital bagi Pemudik

Menyambut puncak arus mudik Lebaran, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan delapan Posko Mudik… Read More

2 hours ago